Klik disini untuk melihat video tersebut

Halo sobat sehat, jumpa lagi dengan saya dr. Sung. Video kali ini saya tujukan untuk anda, khususnya para wanita. Jadi untuk anda para wanita, anda wajib tonton video ini hingga selesai. Jadi, topik saya kali ini adalah mengenai : “Siklus Menstruasi”.

Sobat sehat, jadi siklus menstruasi adalah proses perubahan pada organ reproduksi wanita untuk mempersiapkan kehamilan.

Jadi, anda bisa lihat gambarnya disini. Organ reproduksi wanita. Disana terdapat otot pada rahim yang disebut myometrium. Dan di bagian dalamnya terdapat lapisan endometrium.

Selama siklus menstruasi, terjadi perubahan pada endometrium. Dimana endometrium yang kaya akan pembuluh darah ini akan mulai menebal. Sementara, di sisi lain ada yang namanya ovarium. Yaitu indung telur yang akan mempersiapkan sel telur untuk proses pembuahan.

Jadi setelah dibentuk, sel telur tadi akan berjalan menuju ke tuba fallopi. Dan sel tersebut akan menunggu sperma yang datang untuk membuahi sel telur tersebut. Dan jika terjadi pembuahan, maka akan terbentuk yang namanya zigot. Dan rahim tadi sudah dipersiapkan. Jadi, endometrium yang tebal tadi adalah untuk mempersiapkan pembuahan sel telur dan untuk tempat bertumbuhnya zigot. Dan kelak, zigot ini akan menjadi janin dan menjadi bayi.

Lalu, apa yang terjadi kalau seandainya sel telur yang sudah dibuat oleh ovarium atau indung telur, dan ternyata tidak terjadi hubungan seks atau tidak terjadi pembuahan disana? Tidak ada sperma yang masuk kesana. Maka akhirnya sel telur tadi akan menuju ke rahim atau endometrium, dan terjadi peluruhan karena tidak dibuahi. Jadi, endometrium beserta sel telur tadi akan keluar melalui vagina. Dan terjadilah pendarahan pada wanita.

Pendarahan ini biasanya terjadi 2 sampai 7 hari.

Hayo.., siapa disini yang ketika pendarahan lebih dari tujuh hari? Atau ada yang tidak menstruasi sama sekali? Saat proses menstruasi, maka darah yang keluar sekitar 30-50 cc. Ada juga literatur yang mengatakan hingga 80 cc. Tetapi jika anda harus mengganti pembalut setiap satu jam karena darah yang keluar terlalu banyak, sebaiknya anda kunjungi dokter. Dokter spesialis kandungan atau dokter obgyn.

Proses menstruasi disini terdiri dari 4 fase. Jadi, yang pertama adalah fase mens atau fase pendarahan. Hal ini terjadi sekitar 2-7 hari. Jadi, hari pertama sampai hari ketujuh itulah saat anda mens. Lalu yang kedua adalah fase folikuler. Kemudian fase ovulasi, dan yang terakhir adalah fase luteal. Oke, saya akan bahas satu per satu.

Yang pertama, saya akan bahas dulu fase menstruasi atau fase pendarahan.

Saya berikan contoh, sebut saja namanya ‘Bunga’. Kalau yang biasanya dipakai nama ‘Mawar’, sekarang saya pakai nama ‘Bunga’. Bunga adalah seorang wanita. Jadi, Bunga ini anggap saja mulai menstruasi pada tanggal 1 November. Dan berhenti, bersih pada tanggal 7 November. Inilah yang disebut dengan fase menstruasi.

Jadi biasanya gelaja yang dialami Bunga karena menstruasi, perutnya mulai terasa sakit di hari pertama. Karena dinding rahim harus berkontraksi untuk mengeluarkan darah dari endometrium yang luruh tadi dan sel telur tadi yang tidak dibuahi. Jadi anda ingat ‘kan, gambarnya tadi? Jika tidak ingat, saya tampilkan ulang gambarnya disini. Jadi, endometrium yang luruh tadi akhirnya menjadi pendarahan. Dan prosesnya sekitar 2-7 hari.

Apa yang terjadi pada Bunga pada masa-masa tersebut? Tadi seperti yang sudah saya sebutkan. Sakit pada perut, karena rahim yang berkontraksi. Kemudian terjadi gangguan mood atau bete. Jadi bagi anda yang punya pasangan, saat dia lagi bete, coba cek. Mungkin dia lagi ‘dapet’.

Hal demikian bisa terjadi karena terjadi penurunan kadar estrogen. Jadi, estrogen yang menurun tadi menyebabkan si Bunga menjadi lebih lemas, kemudian bad mood, kurang percaya diri, mudah tersinggung, mudah marah dan sebagainya. Jadi bagi anda yang punya pacar atau punya pasangan yang lagi mens, harap dimaklumi.

Kemudian kita lanjut ke fase yang kedua, yaitu fase folikuler.

Dimana pada fase folikuler ini, kelenjar pituitari pada otak anda akan menstimulasi atau menghasilkan hormon yang namanya FSH. Yaitu Follicle Stimulating Hormone. Dimana akan terjadi pembentukan. Jadi, ovarium akan membentuk sel telur atau ovum.

Jadi, pada fase ini juga terjadi peningkatan kadar estrogen. Akhirnya, si Bunga menjadi ceria kembali. Peningkatan kadar estrogen ini secara perlahan. Jadi pembentukan atau fase ini terjadi kurang lebih sekitar 13 hari. Lalu kita masuk ke fase yang selanjutnya, yang disebut fase ovulasi. Hal ini terjadi pada hari ke-13 dan ke-14 pada siklus menstruasi Bunga.

Pada fase ini, ovarium tadi yang memproduksi sel telur akan masuk ke dalam tuba fallopi. Jadi sel telur ini akan berjalan ke tuba fallopi. Dan pada fase ini pula, terjadi pelonjakan estrogen. Kalau estrogen sudah naik, maka si Bunga tadi akan mencapai puncak-puncaknya dia ceria, kemudian happy, percaya diri, dan gairah seksnya juga meningkat pada tanggal 13-14 ini. Karena terjadi pelonjakan dari estrogen tadi.

Lalu kita masuk ke fase selanjutnya, yaitu fase luteal dari siklus menstruasi.

Fase luteal ini terjadi pada hari ke-15 sampai hari ke-28, dimana kadar estrogen mulai menurun. Di sisi lain, progesteron mulai meningkat. Dan akhirnya, terjadi penebalan pada dinding endometrium seperti yang saya jelaskan sebelumnya untuk mempersiapkan kehamilan.

Pada fase ini, tinggal menunggu apakah sel telur tadi akan dibuahi atau tidak. Jika tidak terjadi pembuahan, maka indung telur atau ovarium akan menghentikan secara perlahan produksi enstrogen. Jadi, Bunga akan mulai merasa galau, tidak percaya diri dan sebagainya.

Kemudian di sisi lain karena perubahan hormon tadi, di wajah Bunga juga kemungkinan akan timbul jerawat. Kemudian suka makan makanan yang tinggi karbohidrat. Itulah mengapa terkadang cewek sering gagal diet. Karena perubahan hormon ini.

Kemudian, fase luteal ini akan berlangsung terus sampai hari ke 28. Dan jika tidak terjadi pembuahan tadi, maka akan masuk ke fase menstruasi lagi. Yaitu fase pendarahan karena dinding rahim tadi, lapisan endometrium yang sudah mulai menebal akan luruh kembali. Jadi, begitu terus siklusnya setiap bulan satu kali.

Lalu, apakah siklus menstruasi ini selalu 28 hari?

Mungkin banyak yang bertanya, “siklus menstruasi yang ‘pas’, yang normal itu berapa hari, dok?”. Rata-rata memang 28 hari. Namun tidak selalu tepat 28 hari. Bukan seperti gajian karyawan. Ada yang tanggal 28, bulan depan 28, bulan depannya tanggal 28 lagi. Tidak seperti itu. Jadi, bisa plus minus 7. Siklus menstruasi yang normal adalah 21-35 hari. Dan dikatakan tidak normal jika terlambat. Misalkan di bawah 21 hari atau telat sampai 37 hari ke atas selama 3 bulan berturut-turut. Itu dikatakan tidak normal.

Jika telatnya cuma di bulan ini saja, misalnya. Mungkin karena anda terlalu stress, atau olahraga yang terlalu berlebihan, atau diet yang terlalu ketat. Makanya, kalau diet ketat jangan terlalu lama karena akan mengganggu siklus hormon anda atau siklus menstruasi anda.

Untuk anda para wanita, saya sarankan anda untuk membuat agenda seperti ini. Silahkan lihat di layar. Jadi yang pertama adalah buat kalender menstruasi supaya anda bisa cek siklusnya normal atau tidak. Kemudian yang kedua adalah rutin berolahraga untuk memperlancar aliran darah dan menjaga keseimbangan hormon.

Kemudian yang ketiga adalah konsumsi makanan bergizi seimbang yang terdiri dari karbohidrat, protein, lemak yang baik, vitamin dan mineral. Terutama B kompleks dan zat besi agar terhindar dari anemia dan untuk membuat sel darah yang baru. Kemudian yang keempat adalah istirahat yang cukup, 6-8 jam. Yang kelima, kelola stress dengan baik.

Kemudian yang keenam, hindari rokok dan alkohol.

Kemudian yang ketujuh adalah bagi anda yang nyeri haid, anda bisa mengompres perut anda dengan menggunakan air hangat. Yang kedelapan, mengganti pembalut setiap 3 jam sekali dan pilihlah pembalut yang baik dan nyaman. Yang kesembilan, senantiasa menjaga kebersihan organ reproduksi. Dan yang terakhir adalah jika ada gangguan siklus menstruasi, segera beritahu orang tua anda atau konsultasi ke dokter.

Itu adalah 10 agenda yang harus anda lakukan jika anda adalah seorang wanita dan masih aktif menjalani siklus menstruasi. “Dok, bagaimana cara memilih pembalut yang baik?”. Saya juga sering mendapatkan pertanyaan seperti ini. Saya pernah mendengar kabar di berita, di majalah dan sebagainya. Ada pembalut-pembalut yang mengandung zat kimia ‘ini’, misalnya.

Jadi untuk anda semua yang ingin mencari pembalut yang baik, anda bisa kunjungi www.boxsehat.com

Boxsehat.com ini merupakan salah satu e-commerce yang menyediaan produk-produk untuk mendukung gaya hidup sehat. Jadi apabila anda mencari pembalut, silahkan klik web’nya disana.

Oke, semoga video singkat ini dapat bermanfaat untuk anda semua. Terutama anda para wanita yang sekarang masih remaja, yang mulai masuk usia menstruasi. Semoga video ini dapat bermanfaat. Anda bisa klik like di bawah ini, comment dan subscribe.

 Sampai jumpa di video saya selanjutnya. Salam hebat luar biasa..!!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here