Klik disini untuk melihat video tersebut

Halo sobat sehat, jumpa lagi dengan saya dr. Sung. Pada video kali ini saya akan membahas sebuah topik. Yaitu : “Apakah Suplemen Menyebabkan Ketergantungan?”. Sobat sehat, saya membuat topik ini berdasarkan polling yang dilakukan SB30 Health beberapa waktu yang lalu. Jadi disini saya akan menjawab atau menjelaskan beberapa tanggapan-tanggapan yang telah anda tuliskan.

Jadi disini yang pertama adalah : Apakah suplemen dapat menyebabkan ketergantungan ?

Jawaban saya adalah TIDAK. Karena sekali lagi saya mau menjelaskan. Suplemen adalah makanan tambahan. Jadi, makanan tambahan adalah makanan yang anda tambahkan ketika makanan utama anda tidak mencukupi. Misalnya dalam satu hari ini anda kekurangan serat. Anda boleh menambahkan suplemen fiber.

Jadi bukannya anda tidak makan sayur sama sekali dalam satu hari, lalu anda hanya mengandalkan dari suplemen fiber saja. Itu keliru. Kecuali jika anda lakukan itu. Jelas aja menyebabkan ketergantungan. Ketika anda tidak makan fiber, misalnya. Anda sembelit. Karena anda tidak makan sayuran yang utama. Jadi, real food itu perlu anda makan. Dan fiber hanyalah tambahan.

Contoh, anda sedang bepergian naik kereta. Anda tidak sempat membeli sayur. Anda tidak sempat makan sayur. Maka anda  boleh membawa suplemen fiber selama perjalanan anda disana. Atau anda sedang ada meeting, tidak sempat makan. Maka anda bisa menambahkan suplemen. Jadi bukan berarti anda tidak makan pagi, siang dan malam, lalu anda makan semua suplemen.

Namanya saja makanan tambahan. Jadi, diberikan saat anda kekurangan. Bukan menjadi makanan utama. Penjelasannya seperti itu.

Kemudian disini ada lagi yang menjawab, “Saya tidak mengkonsumsi suplemen, karena itu merupakan bahan kimia. Lebih baik makan buah dan sayur alami tanpa efek samping. Anda bisa makan buah dan sayur secara alami itu jauh lebih bagus. Dan jika anda mengatakan tanpa efek samping, jika anda makannya berlebihan juga tetap ada efek sampingnya.

Yang mau saya luruskan adalah “karena itu bahan kimia”. Jadi begini.. Semua komponen makanan kita, itu ada unsur kimianya. Contohnya air. Kalau dulu anda pernah mempelajarinya, rumus kimianya adalah H2O. Kemudian zat besi unsur kimianya adalah Fe. Kemudian garam dapur adalah NaCl atau Natrium Klorida. Jadi, hampir semua komponen, kalau saya bilang semuanya itu ada unsur kimianya. Namun ada yang sintetis dan ada yang alami.

Mungkin kalau anda memilih suplemen, carilah yang alami. Anda bisa baca di kemasannya. Anda bisa bertanya ke produsennya atau yang menjual.

Kemudian disini ada lagi, “Ya. Saya mengkonsumsi suplemen kalsium untuk tulang dan B kompleks untuk energi”. Hal ini bagus. Mungkin dalam kehidupan sehari-hari, makanan saja tidak cukup mengandung kalsium, misalnya. Akhirnya ditambahkan dari suplemen.

Lalu, “Saya anak gym. Suplemen membantu saya membentuk massa otot saat saya kekurangan real food protein dan vitamin”. Berarti, orang ini berwawasan. Jadi ketika kebutuhannya dari real food tidak cukup untuk protein, orang tersebut mengkonsumsi suplemen. Jadi bukan berarti pagi, siang dan malam anda minum susu protein, tetapi tidak makan. Itu keliru.

Lalu disini ada yang lucu, sobat sehat. Jawabannya, “Saya tidak konsumsi suplemen karena takut dan tidak merasa butuh. Terkadang saja pada saat atau mau flu saya minum UC1000. (Eh, itu suplemen ‘kan ya?)”. Saya jadi bingung. Dia menjawab, tapi memberikan pertanyaan. UC1000 itu ‘kan isinya vitamin C 1000 mg. Berarti, mengapa anda minum itu? Sekarang saya balik bertanya. Berarti anda dari makanan saja tidak cukup. Ketika anda minum itu dan anda baikan, itu artinya suplemen vitamin C membantu menjaga daya tahan tubuh anda. Jawabannya seperti itu.

Kemudian disini ada lagi yang menjawab, “Saya tidak mengkonsumsi karena masih bingung dalam memilih suplemen yang baik”. Jadi, suplemen harus disesuaikan dengan kebutuhan anda. Anda pria atau wanita, usia anda berapa. Jadi disesuaikan. Anda bisa belajar dari buku atau dari internet, ‘apa sih yang saya butuhkan?’.

Misalkan ‘Saya gejalanya seperti ini. Gusi saya mudah sekali berdarah’, misalnya. Saat sikat gigi, berdarah. Tidak ngapa-ngapain kok tiba-tiba berdarah. Mungkin anda kekurangan vitamin C. Jadi, itulah yang anda butuhkan. Pelajari tubuh anda dan zat apa yang anda butuhkan. Jika anda bisa penuhi dari sayur-sayuran, buah-buahan, protein dari daging ikan dan telur itu memang jauh lebih baik. Tetapi tidak ada salahnya ketika anda kekurangan, dan saat anda membutuhkan lebih, anda bisa tambahkan dari suplemen.

Contoh ibu hamil, misalnya. Ibu hamil biasanya kalau pergi kontrol ke bidan atau ke dokter spesialis kandungan, mereka akan diberikan suplemen asam folat untuk membantu perkembangan janin, terutama otaknya. Jadi, suplemen bukanlah hal yang buruk. Tetapi jika anda menggantikan makanan utama dengan suplemen, itu akan menjadi buruk. Penjelasannya seperti itu.

Kemudian disini ada lagi yang menanggapi, “Tidak. Karena kasihan ginjalnya”. Sebenarnya tidak ada masalah dengan ginjal selama anda mengkonsumsinya dengan mengikuti aturan. Atau anda berkonsultasi dahulu dengan dokter.

Karena begini, contohnya anda tidak makan ikan laut. Dalam waktu satu bulan, mungkin anda hanya satu kali makan ikan laut. Otomatis kebutuhan omega-3 anda akan kurang. Maka anda bisa memperolehnya dari suplemen. Misalnya minyak ikan yang sudah dalam kemasan kapsul. Itu tidak akan membebani ginjal anda.

Kalaupun anda makan real food, misalnya anda makan daging, tetapi jumlahnya berlebih. Daging mengandung protein, dan kelebihan protein itu juga dapat menyebabkan ginjal anda rusak. Sekarang saya beri satu pertanyaan. Orang-orang yang terkena masalah ginjal, yang masuk Rumah Sakit dan harus cuci darah itu sebagian besar karena apa? Apakah karena mengkonsumsi banyak suplemen? Saya rasa bukan itu jawabannya.

Biasanya karena komplikasi dari diabetes. Karena itulah kena ginjalnya. Ataupun karena kelebihan suatu zat tertentu. Misalnya anda yang tidak rutin minum air putih. Anda hanya minum soda terus. Hal ini juga bisa berdampak buruk bagi ginjal anda. Jadi, jangan apa-apa yang disalahkan suplemen. Bukan begitu.

Kemudian disini juga ada yang mengatakan, “Tidak. Karena takut efek samping”. Saya rasa jika anda mengkonsumsi dengan wajar, anda tidak akan mendapatkan efek samping. Bahkan, real food pun sama. Jika suplemen tersebut diambil dari real food, dari bahan makanan alami, saya rasa tidak masalah. Mungkin beberapa orang akan sensitif ketika dia alergi. Misalnya, ‘saya alergi ikan laut’. Ketika saya mengkonsumsi minyak ikan, bisa terjadi alergi. Itu bisa. Tetapi kalau sampai takut berlebihan, saya rasa jangan sampai seperti itu.

Kemudian disini ada tanggapan lagi. “Tidak. Karena sering lupa, padahal punya”. Kalau ini masalah kedisiplinan anda saja. Jika anda punya suplemen, jangan lupa diminum sebelum expired. Karena jika sudah expired, sebaiknya anda buang. Ataupun belum sampai expired, tetapi warnanya sudah berubah. Misalnya vitamin C karena teroksidasi, anda menutupnya tidak rapat, tetapi expired’nya masih jauh dan warnanya telah berubah. Sebaiknya anda buang. Jangan dikonsumsi lagi.

Disini ada 170 comments. Dan saya tidak mungkin membahas semuanya disini. Saya juga sudah pernah bercerita di video-video saya sebelumnya. Apa sih suplemen yang baik untuk penderita darah tinggi? Suplemen itu apa? Apakah bisa untuk therapy? Saya juga sudah pernah membahas sebelumnya. Tetapi bagi anda yang masih kurang jelas, silahkan menonton video saya sebelumnya. Anda boleh datang ke tempat praktek saya di Surabaya. Saya dengan senang hati akan menjelaskannya kepada anda.

Namun bagi anda yang tidak berada di wilayah Surabaya atau kesulitan untuk datang ke tempat praktek, anda boleh ­­­follow Instagram saya : @tanyadrsung. Anda bisa baca disini. Disana saya sering sharing beberapa suplemen yang sering saya gunakan. Dan tentu saja alami.

Dan seperti biasa, Jika anda menyukai video seperti ini, jangan lupa klik subscribe, share kepada teman-teman anda. Dan satu lagi, jangan lupa klik like.

Sampai jumpa di video saya selanjutnya. Salam hebat luar biasa..!!

Apakah Suplemen Menyebabkan Ketergantungan ?

Apakah Suplemen Menyebabkan Ketergantungan ?

 Pada video kali ini saya akan membahas topik berdasarkan polling yang dilakukan SB30 Health beberapa waktu yang lalu. Jadi disini saya akan menjawab atau menjelaskan beberapa tanggapan-tanggapan yang telah anda tuliskan.

Jadi disini yang pertama adalah : Apakah suplemen dapat menyebabkan ketergantungan ?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here