Klik disini untuk melihat video tersebut

Halo sobat sehat, jumpa lagi dengan saya dr. Sung. Pada video kali ini, saya akan membahas sebuah topik. Yaitu : “Apakah Ibu Hamil Boleh Naik Pesawat?”.

Sobat sehat, di zaman sekarang, tiket bisa kita beli secara online. Jadi, ada banyak promo-promo disana. Dan harganya pun ada yang mendapat diskon, ada yang mendapat bonus, dan sebagainya. Akhirnya, hal ini membuat penasaran para ibu-ibu yang walaupun mereka sedang hamil.

Jadi mereka bertanya, “Dok, apakah saya yang hamil boleh bepergian ke luar negeri menggunakan pesawat atau melalui perjalanan udara?”. Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Jadi sobat sehat, apakah ibu hamil itu boleh naik pesawat?

Jadi, ibu hamil sebenarnya boleh saja naik pesawat. Tetapi, tentu saja harus mengikuti aturan-aturan yang ada. Dan yang pertama kali anda lakukan adalah anda harus berkonsultasi dengan dokter kandungan anda. Walaupun anda merasa, “Oh, badan saya ini fit. Badan saya sehat”. Namun, tetap harus anda kontrol.

Apalagi bagi anda yang punya masalah penyakit seperti diabetes, tekanan darah tinggi, dulunya punya riwayat melahirkan prematur, dan sebagainya. Jadi dengan mengikuti anjuran dari dokter, barulah anda memutuskan untuk beli tiket. Jangan beli tiket dulu, baru anda ke dokter.

Disini saya akan memberikan tips bagaimana caranya supaya anda di dalam pesawat tetap nyaman walaupun dalam kondisi hamil. Jadi, yang pertama adalah gunakan pakaian yang longgar. Itu yang pertama. Kemudian, siapkan air minum. Jangan sampai anda dehidrasi. Karena wanita hamil rentan untuk mengalami dehidrasi.

Kemudian, jangan duduk terlalu lama di dalam pesawat.

Kalau bisa setelah tanda memasang sabuk pengaman dimatikan, anda bisa meminta izin ke pramugari untuk jalan-jalan sebentar. Jadi, di pesawat itu ada lorongnya. Jadi anda bisa keluar untuk jalan-jalan sebentar, setelah itu anda duduk kembali. Supaya anda tidak duduk terus.

Kemudian saat menggunakan sabuk pengaman, gunakan di paha.

Jangan di perut. Jadi harus di bawah perut, di paha. Itu tadi tipsnya. Kemudian, “sebaiknya saya naik pesawat setelah kehamilan trimester keberapa?”. Jadi, biasanya dokter menyarankan di trimester kedua. Karena saat itu sudah dianggap aman. Karena pada trimester pertama, biasanya wanita yang hamil pada trimester pertama akan mengalami mual, muntah, badan mudah lemas dan sebagainya.

Jadi, pada trimester kedua itu jauh lebih kuat. Tidak mudah lemah. “Lalu dok, apakah ketika hamil tua boleh naik pesawat?”. Kalau yang seperti ini, anda konsultasi lagi dengan dokter kandungan anda. Karena takutnya kalau sudah hamil tua, bisa-bisa anda melahirkan di pesawat. Itu ‘kan hal yang tidak diinginkan.

Jadi, anda harus konsultasi lagi dengan dokter kandungan.

Selain itu juga, anda harus menanyakan hal ini ke maskapai penerbangan. Hal ini juga penting. Jadi, ada kebijakan dari dokter, dan ada kebijakan dari maskapai penerbangan. Jadi, dua-duanya harus anda tanyakan. Dan saran saya adalah jangan memaksakan diri anda jika dokter kandungan anda tidak mengizinkan anda untuk bepergian menggunakan pesawat terbang.

Itu saja pesan dari saya. Oh iya, saya mau menambahkan lagi. Untuk anda yang sekarang sedang hamil, saya sarankan anda menonton 2 video saya lagi. Yaitu : “Fakta dan Mitos Seputar Kehamilan” dan makanan apa yang perlu anda makan. Jadi, yang satu lagi adalah “Satu Hal Penting yang Harus Ada di Dalam Makanan Anda”. Jadi, saya merekomendasikan anda untuk menonton 2 video tersebut.

Dan seperti biasa, jika anda menyukai channel kesehatan dan gaya hidup seperti ini, silahkan klik like di bawah ini. Silahkan share kepada teman-teman anda, comment dan jangan lupa subscribe.

Sampai jumpa di video saya selanjutnya. Salam hebat luar biasa..!!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here