Home Berita Apa itu Kanker Serviks? Dan Apakah Penyebabnya?

Apa itu Kanker Serviks? Dan Apakah Penyebabnya?

0
20

Klik disini untuk melihat video tersebut

Halo sobat sehat, jumpa lagi dengan saya dr. Sung. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang masalah wanita. Yaitu hal-hal yang perlu anda ketahui tentang kanker serviks.

Sobat sehat, jadi pada video-video sebelumnya banyak yang meminta : “Dok, bahas tentang kanker serviks dong..” Jadi pada video kali ini, saya akan membahas hal-hal yang perlu anda ketahui tentang kanker serviks. Sebelum saya bahas lebih lanjut, saya ingin membahas dulu ‘apa itu serviks?’. Jadi, anda bisa lihat gambar disini.

Ini adalah gambar organ reproduksi wanita. Disana ada yang disebut Labia Majora. Kemudian ada Labia Minora yang bentuknya seperti bibir. Kemudian, di atasnya lagi ada yang namanya vagina. Kemudian, di depannya ada urinary bladder atau kandung kemih, tempat terisinya cairan air seni.

Kemudian, di sebelah atas terdapat uterus. Uterus adalah rahim. Kemudian, di bawah uterus ada yang namanya cervix. Ada yang menyebutnya leher rahim, dan ada juga yang menyebutnya mulut rahim. Jadi karena posisis uterus di atas kandung kemih atau urinary bladder, wajar saja jika wanita hamil susah menahan kencing karena ukuran rahimnya yang semakin membesar dan menekan urinary bladdernya.

Kemudian, di belakangnya ada yang namanya colon. Jadi, itu semua adalah anatomi reproduksi wanita yang kita lihat dari samping. Kemudian kita lihat dari depan. Anda lihat gambar berikut ini.

Jadi, anda bisa lihat disitu gambar serviks. Ini adalah tampak dari depan. Setelah tadi anda melihat anatominya dari samping, sekarang anda bisa melihat organ reproduksi wanita dari depan, terutama serviks.

Sekarang, kita masuk ke pembahasan ‘mengapa bisa terjadi kanker serviks?’ Jadi, kanker serviks ini ternyata disebabkan oleh virus yang namanya Human Papilloma Virus. Biasa disingkat dengan HPV.

Lalu, apa yang terjadi jika kita terinfeksi virus ini, terutama wanita?

Jadi, virus ini masuk melalui hubungan seksual. Ketika seorang wanita sudah aktif melakukan hubungan seksual dan virus ini masuk, maka virus itu akan menetap disana. Lalu, ada 2 kemungkinan. Yang pertama apabila daya tahan tubuh anda baik, maka tubuh anda akan mengeliminasi virus ini. Namun yang kedua, apabila daya tahan tubuh anda buruk atau daya tahan tubuh anda menurun, maka virus ini akan menetap di tubuh anda dan akan berkembang. Akhirnya, virus ini berkembang menjadi kanker di kemudian hari.

Jika ditanya : “Berapa lama prosesnya?”

Jadi, virus ini tidak sama dengan ketika kita terkena virus influenza. Di udara ada banyak virus. Jika kita kemasukan virus influenza, maka besoknya kita akan demam, panas, dan meriang. Tetapi, hal ini berbeda dengan virus HPV. Ketika virus ini masuk ke dalam organ intim wanita, masuk ke serviks dan berdiam disana, maka membutuhkan waktu sekitar 3 sampai 17 tahun, bahkan sampai 20 tahun untuk menjadi kanker.

Jadi, penyakit ini tanpa gejala sama sekali. Itulah alasannya wanita yang berobat atau konsultasi masalah kanker serviks ini biasanay sudah memasuki stadium lanjut. Hal ini dikarenkan tidak ada gejalanya. Jadi apabila anda bertanya : “Gejalanya apa?” Sebagian besar tidak menimbulkan gejala.

Untuk anda semua para wanita yang tidak pernah periksa ke dokter dan aktif berhubungan seksual, jika anda mengalami gejala seperti Post Coital Bleeding atau terjadi pendarahan setelah berhubungan seksual, sebaiknya anda periksakan diri anda ke dokter kandungan. Atau jika anda yang sudah lama menopause kemudian terjadi haid atau pendarahan lagi, maka hal ini patut dicurigai. Kemungkinan anda mengalami kanker serviks. Biasanya, pedarahannya disertai dengan bau tidak sedap.

Namun biasanya jika sudah terjadi hal seperti ini, artinya anda sudah terlambat. Kalau sampai menimbulkan bau, berarti sudah sampai stadium akhir.  Mengapa bisa berbau? Jadi, sel-sel kanker tadi sudah berkembang dengan cepat, dan sel-sel tersebut juga banyak yang mati. Sel-sel yang mati inilah yang menyebabkan bau dan merangsang atau memicu terjadinya keputihan atau fluor albus. Fluor Albus dan keputihan yang keluar ini biasanya berbau busuk. Pasien-pasien yang mengalami hal ini biasanya dudah stadium lanjut.


Disini saya sudah merangkum pertanyaan-pertanyaan anda di kolom comment seputar kanker serviks. Jadi yang pertama :

“Apakah wanita yang belum pernah melakukan hubungan seks bisa terkena kanker serviks?”

Jadi, resiko terkena kanker serviks bagi mereka yang belum pernah melakukan hubungan seks itu sangat kecil. Memang ada faktor lainnya selain virus HPV tadi. Seperti merokok dan faktor genetik atau keturunan. Tetapi resikonya sangat kecil. Faktor resiko yang lebih besar itu cenderung kepada mereka yang sudah aktif berhubungan seksual. Kemudian pertanyaan selanjutnya :

“Mulai dari pertama kali virus HPV masuk sampai menjadi kanker itu membutuhkan waktu berapa lama?”

Saya sudah jelaskan sebelumnya. Dari awal berhubungan seksual, lalu virus HPV masuk sampai menjadi kanker itu membutuhkan waktu tahunan. Sekitar 3 sampai 17 tahun, bahkan sampai 20 tahun. Dan kanker ini biasanya tanpa gejala. Jika anda mengalam gejala seperti di atas tadi, segera periksakan diri anda. Atau bagi anda yang sudah menikah dan aktif berhubungan seksual, sebaiknya anda melakukan pemeriksaan rutin. Nanti saya akan membahas apa saja pemeriksaannya di video selanjutnya. Lalu pertanyaan selanjutnya :

“Faktor apa saja yang dapat menyebabkan kanker serviks?”

Jadi yang pertama adalah dari virus HPV tadi. Jadi, 95%-100% penyebabnya adalah virus ini. Dari sekian banyak virus HPV, tidak semuanya dapat menyebabkan kanker. Jadi, ada sekitar 15 jenis virus yang terkait dengan kanker serviks, terutama HPV 16 dan 18. Kemudian juga ada faktor merokok dan faktor keturunan yang resikonya juga kecil. Kemudian ada faktor higienitas atau kebersihan dan lain-lain. Lalu pertanyaan selanjutnya :

“Bagaimana cara agar terhindar dari kanker serviks atau cara mencegahnya?”

Jadi, ada 3 cara pencegahan. Yang pertama adalah pencegahan primer, yaitu mengubah perilaku atau gaya hidup. Jadi, jangan menikah di usia dini. Namun, kebanyakan yang menikah di usia 16 tahun atau melakukan hubungan seksual di bawah umur itu lebih rentan atau lebih tinggi faktor resikonya untuk terkena kanker serviks di kemudian hari karena sel-sel pada serviks tadi belum siap.

Jadi ketika virus HPV masuk, akhirnya mudah mengalami mutasi atau perubahan. Kemudian berganti-ganti pasangan juga dapat meningkatkan resiko kanker serviks. Jadi, cukup satu pasangan saja. Lalu ada faktor lain seperti merokok. Kandungan nikotin pada rokok merupakan zat karsinogen yang dapat menyebabkan serviks tadi mutasi. Gejalanya adalah sering keputihan karena infeksi bakteri dan lain-lain. Jadi, masalah keputihan juga harus diperhatikan.

Dan ada satu hal lagi, yaitu vaksinasi. Vaksinasi merupakan pencegahan primer untuk meningkatkan kekebalan dan ditambah dengan gaya hidup sehat seperti tidur cukup selama 8 jam setiap hari. Kemudian juga olahraga teratur serta makan sayur dan buah. Penuhi utrisi anda untuk menjaga daya tahan tubuh.

Lalu yang kedua adalah pencegahan sekunder, yaitu dengan melakukan deteksi dini.

Melakukan pemeriksaan standar, yaitu Pap Smear. Jadi, Pap Smear ini merupakan pemeriksaan medis dimana sampel dari sel serviks ini diambil dari seorang wanita, kemudian dioleskan pada slide, lalu sel tersebut diperiksa dengan mikroskop untuk mencari lesi prakanker atau perubahan keganasan.

Kemudian, ada yang disebut dengan tes IVA atau inspeksi visual dengan asam asetat atau cuka. Jadi, kadarnya 3%-5% dan larutan iodium lugol pada serviks. Tujuannya adalah untuk melihat adanya sel yang mengalami displasia sebagai salah satu metode skrining dari kanker serviks. Biasanya harganya lebih murah. Tetapi sekali lagi, anda harus konsultasi dengan tenaga medis atau dokter yang akan melakukan pemeriksaan.

“Saya sebaiknya melakukan yang mana?”

Biasanya akan disesuaikan dengan usia anda.

Kemudian yang terakhir adalah pencegahan tersier. Biasanya, tersier ini dilakukan di Rumah Sakit untuk melakukan diagnosa dan pengobatan serta perawatan paliatif. Biasanya untuk mereka yang sudah terkena kanker, tetapi masih stadium awal ataupun akhir. Tujuannya adalah untuk mencegah peningkatan stadium atau penyebaran dari kanker tadi. Jadi, itulah 3 pencegahan yang perlu anda ketahui.

Lalu saran saya untuk anda yang masih muda dan masih belum tahu sudah terkena kanker serviks atau belum, tetapi anda sudah aktif melakukan hubungan seksual, sebaiknya lakukan dari yang nomor satu tadi. Diperiksa dulu. Jika memang sudah terkena virus HPV, anda harus konsultasi dengan dokter anda. Kemudian pertanyaan selanjutnya :

“Kanker serviks itu ada berapa stadium, dok?”

Kanker serviks itu ada 4 stadium. Dan setiap stadiumnya ada A dan B. Misalnya stadium 1A, 1B, 2A, 2B sampai 4B. Tetapi untuk jawaban kali ini tidak saya bahas semua detailnya seperti anak kuliahan. Saya hanya memberikan intinya saja.

Jadi pada stadium 1, sel kanker ini hanya di serviks, tidak timbul di luar rahim. Kemudian pada stadium 2, sel kanker sudah menyebar. Jadi keluar dari serviks dan rahim, tetapi belum ke dinding panggul atau bawah vagina. Kemudian pada stadium 3, sel kanker ini sudah menyebar ke dinding panggul atau bawah vagina sampai ke saluran kencing.

Kemudian stadium yang terakhir adalah stadium 4. Sel kankernya sudah menyebar ke kandung kemih atau rectum dan organ lainnya. Oleh sebab itu biasanya mereka yang sudah mengalami kanker serviks stadium akhir akan mengalami gangguan berkemih dan gangguan untuk buang air besar karena sel kanker sudah menyebar. Kita lanjut ke pertanyaan selanjutnya yang terakhir :

“Apakah penggunaan sabun pembersih vagina yang wangi, parfum dan pembalut dapat menyebabkan kanker serviks?”

Belakangan ini kita sering mendengar isu tentang pembalut yang dapat menyebabkan kanker serviks. Kemudian juga parfum yang biasa dijual di online shop. Jadi, saya akan membahasnya disini. Organ reproduksi wanita sebenarnya memiliki mekanisme pertahanan diri. Jadi pH asam yang terdapat di vagina tujuannya adalah untuk mencegah kuman atau bakteri masuk agar tidak terjadi infeksi. Tetapi jika anda membersihkannya dengan sabun, kemudian diberi parfum yang bahan kimianya berbahaya, hal ini justru akan merusak pH itu tadi. Akhirnya justru lebih mudah terinfeksi, terutama infeksi jamur.

Kemudian, anda juga harus menjaga kelembabannya. Jangan menggunakan pakaian dalam yang terlalu ketat. Kemduain masalah pembalut. Sebaiknya anda mengganti pembalut anda setiap 3-4 jam sekali. Jadi, jangan dihemat-hemat, dipakai dari pagi sampai malam, besoknya baru diganti. Apalagi bagi anda yang menstruasinya banyak. Karena darah menstruasi merupakan media yang baik untuk pertumbuhan kuman dan bakteri.

Jika anda memakai pembalut yang sama dalam waktu lama, dengan akta lain anda membiarkan bakteri tersebut berkembang biak. Akhirnya, bakteri ini akan menginfeksi organ reproduksi anda. Jika ditanya : “Apakah bisa menyebabkan kanker serviks?”

Hal ini tidak dapat dipastikan. Tetapi kemungkinan, senyawa-senyawa kimia berbahaya ini juga merupakan zat-zat yang bersifat karsinogen. Jadi saran saya, sebaiknya anda tidak perlu mencari sabun atau parfum yang wangi untuk organ intim. Karena sekali lagi, organ reproduksi terutama vagina tadi sudah memiliki  sistem pertahanan yang dapat membersihkan bakteri itu sendiri.

Dan untuk masalah pembalut, carilah pembalut yang aman, nyaman dipakai, dan tidak menyebabkan iritasi. Karena setiap orang berbeda-beda sensitifitasnya. Cari yang sesuai dengan kebutuhan anda masing-masing.

Jika anda bertanya : “Bagaimana cara mengetes daya serap pembalut?” atau “Bagaimana cara memilih pembalut yang baik?”, mungkin anda bisa lihat video playlist berikut ini.

Oke, sekian informasi yang dapat saya berikan untuk anda semua. Semoga informasi singkat ini dapat bermanfaat. Semoga anda semua tetap sehat, terutama untuk para wanita, semoga anda terhindar dari kanker serviks.

Dan seperti biasa, bagi anda semua yang membutuhkan produk-produk yang mendukung gaya hidup sehat, silahkan anda kunjungi boxsehat.com

boxsehat.com ini merupakan salah satu e-commerce yang menyediakan produk untuk mendukung gaya hidup sehat.

Oke, sampai jumpa di video saya selanjutnya. Salam hebat luar biasa..!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here