Klik disini untuk melihat video tersebut

Halo sobat sehat, jumpa lagi dengan saya dr. Sung. Pada video kali ini, saya akan membahas sebuah topik yang menarik, yaitu : “8 Tanda Kalau Kekurangan Protein”.

Sobat sehat, sebelum saya membahas video ini lebih lanjut, saya akan menginformasikan kepada kalian semua, para subscriber dan viewer dari SB30 Health.

Untuk pertama kalinya, tim SB30 Health akan membuat grup WhatsApp. Jadi, nantinya setiap hari kami akan memberikan tips-tips untuk kesehatan. Kami akan usahakan setiap hari, namun kalau tidak bisa setiap hari, jangan dikomplain yaa..

Tips-tips kesehatan ini akan kami berikan gratis, dan utnuk satu grup WhatsApp hanya untuk 250 orang. Memang terbatas seperti itu. Jadi untuk anda yang benar-benar membutuhkan, silahkan klik link’nya di bawah ini atau di atas. Silahkan anda cari. Silahkan daftar disana dan bergabung bersama kami di grup WhatsApp.

Oke, mungkin itu saja informasi yang dapat saya berikan di awal video ini. Kita lanjut.. Sobat sehat, apa yang ada di dalam pikiran anda ketika mendengar kata ‘protein’? mungkin yang terbayang di dalam pikiran anda : “Oh, protein itu telur atau susu. Atau mungkin ada kaitannya dengan anak gym, atlet, atau yang suka di’shake itu”.

Jadi kalau mungkin yang ada di dalam pikiran anda seperti itu, ya tidak salah. Mungkin itu informasi yang sering anda dapatkan. Namun sebagai orang awam, walaupun kita bukan anak gym atau atlet, kita semua membutuhkan protein. Jadi, protein ini sangat penting bagi tubuh kita. Terutama dalam proses penyembuhan luka, kemudian juga dalam proses regenerasi sel.

Mungkin bagi anda yang sekarang mengalami luka dan tidak sembuh-sembuh, terutama untuk anda yang mengalami masalah lambung, setelah minum obat baikan, kemudian kambuh lagi. Mungkin, lambung anda yang luka tadi belum sembuh. Karena anda diberi obat untuk menetralkan asam lambung, akhirnya anda merasa seolah-olah lambung anda sudah sembuh. Mungkin lukanya belum sembuh karena proses regenerasi sel anda tidak baik. Bisa jadi karena kekurangan protein.

Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas apa saja tanda-tanda ketika tubuh kita kekurangan protein. Dan saya sudah merangkumnya disini, ada 8 tanda. Kita mulai dari yang paling atas, yaitu rambut.

Jadi, yang pertama adalah rambut rontok.

Siapa disini yang setelah sisiran, lalu anda lihat di sisir anda ada banyak sekali rambut yang tercabut dan rontok disisir, atau mungkin jatuh ke lantai. Bisa jadi, anda sedang kekurangan protein. Coba anda cek makanan anda.

Kemudian ada yang bertanya : “Dok, sumber protein itu apa saja?”. Saya sudah pernah bahas di video saya sebelumnya. Anda bisa cek disini, atau anda bisa search di Google atau di YouTube : “Satu hal penting dan harus ada di dalam makanan anda”. Saya sudah bahas di video saya beberapa bulan lalu atau mungkin tahun lalu.

Sekarang, saya membahas tanda-tanda ketika anda kekurangan protein. Yaitu mulai dari rambut, kemudian untuk masalah di otak, yaitu penurunan kemampuan berpikir. Jadi ingat, setiap sel di tubuh kita membutuhkan protein. Termasuk syaraf dan juga neurotransmitternya untuk kita berpikir.

Jadi contohnya begini.. Siapa disni yang dulunya ketika anda makan dengan cukup, makanannya bagus ketika masih sekolah, maka ketika anda menangkap pelajaran sekolah juga bisa bagus. Namun ketika memasuki dunia kerja, mungkin anda malas makan. Anda makan tidak teratur, dan mungkin yang dimakan juga kandungan proteinnya tidak cukup. Akhirnya, daya ingat, konsentrasi atau fokus anda berubah.

Dan jika parah, bisa-bisa anda mengalami perubahan mood karena hormonal anda juga terganggu. Jadi ingat, enzim di dalam tubuh dan hormon di dalam tubuh anda juga terbuat dari protein.

Oke, kita lanjutkan. Yang ketiga adalah masalah pada kulit dan kuku.

Jadi, ada banyak orang yang ingin awet muda dengan suntik kiri, suntik kanan, kemudian cari vitamin untuk collagen dan anti aging. Namun, tahukah anda? Collagen tersebut terbuat dari protein juga. Cara melihat tandanya itu mudah. Anda bisa cek kuku anda. Jika kuku anda mudah patah, atau ketika tergesek kuku anda mudah sekali terkelupas, maka itu adalah salah satu tanda bahwa anda kekurangan protein.

Lalu, anda juga bisa lihat pada wajah. Jika anda lihat wajah dan bibirnya pucat, bisa jadi orang tersebut juga mengalami anemia. Anemia sendiri terjadi karena kekurangan hemoglobin. Mungkin banyak orang yang beranggapan bahwa kekurangan hemoglobin itu hanya kekurangan zat besi. Ternyata, hemoglobin juga mengandung protein.

Jadi apabila kita bagi, Heme itu artinya zat besi, dan globin itu artinya protein. Terbuat dari protein. Jadi, 2 zat ini sangat penting bagi tubuh anda. Lalu, yang keempat adalah kualitas tidur yang buru atau susah tidur di malam hari. Mungkin selain masalah stress, coba anda cek juga makanan anda. Apakah asupan protein anda sudah cukup atau belum?

Mungkin ada banyak orang yang mengatakan, atau anda baca dari literatur atau dari buku bahwa kualitas tidur itu berhubungan dengan hormon melatonin. Ya, itu benar. Tetapi, tahukah anda bahwa hormon melatonin ini dibentuk dari asam amino, yaitu triptofan? Ini juga berasal dari protein. Jadi, dulu saya pernah membahas bahwa protein ini dipecah menjadi asam amino. Salah satunya adalah triptofan untuk membentuk hormon melatonin tadi. Jadi ketika hormon itu tidak dapat diproduksi dengan baik, otomatis kualitas tidur anda juga tidak baik.

Lalu yang kelima. Kekurangan protein juga dapat menyebabkan sistem imun yang buruk.

Jadi, siapa disini yang sedikit-sedikit sakit, sedikit-sedikit mudah sekali mengalami infeksi? Jadi, sistem imun kita sebenarnya membutuhkan protein untuk menjadi lebih baik lagi. Ketika sistem imun anda sedikit tidak kuat, tidak cukup baik untuk melawan kuman yang masuk, maka anda akan mudah sekali mengalami infeksi.

Kemudian kita lanjut yang keenam, yaitu kehilangan massa otot, kemudian lemah dan nyeri.

Jadi sobat sehat, protein terbesar di dalam tubuh kita itu berada di otot. Jadi bagi anda yang atlet atau anda yang suka ngegym, mungkin anda erbiasa ngobrol dengan teman anda atau dengan personal trainer anda biasa mengatakan hal seperti ini : “Walaupun anda latihan rutin, jika asupan protein anda tidak cukup, maka yang akan dimakan adalah otot anda sendiri”. Jadi, otot anda akan bertambah kecil, bukannya bertambah besar dan tenaga anda akan menurun. Hal itu benar.

Jadi, hal ini juga berkaitan dengan penyakit ataupun masalah-masalah di organ pencernaan. Ingat, organ pencernaan juga terdiri dari otot. Jadi untuk anda yang mempunyai masalah dengan organ pencernaan, coba perhatikan juga asupan proteinnya apakah sudah cukup atau belum. Lalu pada orang tua yang sering mengeluhkan nyeri pinggang, kemudian betisnya sering terasa nyeri, maka perlu diperhatikan juga asupan proteinnya. Jika tercukupi, biasanya otot anda akan lebih kuat.

Apabila asupan protein anda cukup, maka otot anda akan mendapatkan kualitas yang baik dan dapat menopang tubuh anda dengan baik. jadi, tidak sedikit-sedikit mengeluh, ‘Aduh, nyeri otot, nyeri pinggang’ dan lain-lain.

Lalu, yang ketujuh adalah meningkatnya resiko patah tulang.

Selama ini, yang kita pelajari adalah bahwa kalsium merupakan bahan dasar pembentukan tulang. Ya, itu memang benar. Tetapi, untuk penyerapan kalsium dibutuhkan juga bahan-bahan lainnya. Seperti vitamin C, vitamin D, dan salah satunya juga protein.

Lalu, gejala kekurangan protein yang kedelapan adalah anda selalu ingin makan atau kita sebut dengan ngidam, padahal anda tidak sedang hamil. Siapa yang pernah merasakan seperti ini? Biasanya itu terjadi karena di dalam makanannya kurang protein, namun tinggi gula dan karbohidrat.

Coba anda perhatikan, ketika anda merasa ingin makan lagi dan makan lagi. Coba perhatikan makanan anda. Mungkin makanan anda hanya berisi karbohidrat dan gula. Mungkin anda sudah kenyang, tetapi rasanya selalu ingin makan. Hal ini disebabkan karena sel-sel di tubuh anda itu tetap mengalami kelaparan, atau bisa kita sebut starving cell.

Jadi, bahan baku untuk regenerasi sel atau perkembangan sel adalah protein. Protein juga berguna untuk metabolisme sel.

Itu tadi adalah 8 tanda dan gejala ketika tubuh kita kekurangan protein. Mungkin ada yang bertanya, “Dok, saya ini sibuk. Saya tidak sempat menyiapkan sarapan di pagi hari. Saya harus keluar jam 6 pagi untuk pergi ke kantor karena kantor saya jauh”. Hal ini bisa anda akali dengan ide yang pertama, yaitu anda siapkan tukang masak di rumah anda. Jadi setelah anda bangun tidur, mandi, anda tinggal makan lalu berangkat.

Jika anda tidak mampu membayar tukang masak, anda bisa ganti dengan cara yang kedua. Yaitu pada malam harinya anda siapkan dulu buah-buahan, misalnya pisang atau apel yang sudah anda cuci. Jadi ketika bangun pagi, tinggal anda makan. Dan anda bisa konsumsi protein dalam bentuk powder yang sudah sachetan yang bisa anda bawa.

Jadi ketika anda pergi ke kantor atau terburu-buru, anda tinggal tuang dan shake, lalu anda minum protein tersebut bersama dengan makan buah. Atau anda juga bisa konsumsi protein bar, atau apapun yang mengandung protein. Anda juga bisa menyiapkan telur di malam hari, lalu paginya tinggal anda makan. Kurang lebih seperti itu penjelasannya.

Oke, semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk anda semua. Dan seperti biasa, bagi anda semua yang membutuhkan produk-produk yang mendukung gaya hidup sehat, silahkan anda kunjungi boxsehat.com

boxsehat.com ini merupakan salah satu e-commerce yang menyediakan produk untuk mendukung gaya hidup sehat.

Oke, sampai jumpa di video saya selanjutnya. Salam hebat luar biasa..!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here