Bagaimana Cara Membedakan Saat Wajah Mengalami Purging atau Breakout?

SB30 Health – Sobat sehat, purging dan breakout memang terlihat mirip, itulah sebabnya kita sering merasa kesulitan untuk membedakannya.

Akan tetapi, tidak semua produk dapat menyebabkan purging. Hanya produk yang memiliki bahan aktif yang dapat menyebabkan purging seperti AHA, BHA, PHA, vitamin C, Retinoid, benzoyl peroksida, dan beberapa jenis scrub. Bahan-bahan ini dapat mempercepat pertumbuhan sel-sel kulit, sehingga kulit akan terlihat seperti bersisik dan terlihat memiliki benjolan kecil yang biasanya menghilang tanpa fase kemerahan, pembengkakan, atau peradangan pada kulit.

Lalu, bagaimana cara untuk membedakan saat wajah kita sedang mengalami purging atau breakout? Sebelum mencari tahu perbedaannya, mari kita pahami dahulu apa yang dimaksud dengan purging dan breakout.

  1. Pengertian Purging dan Breakout
Purging

Purging berasal dari kata purge yang artinya pembersihan. Purging terjadi pada saat pertama kali menggunakan produk skincare atau saat di mana anda mengubah produk skincare anda, dan kulit anda biasanya mengalami purging (pembersihan) karena produk tersebut.

Purging adalah proses melepasnya sel kulit mati saat diberi skincare yg memang bertujuan untuk mengelupas kulit supaya kulit baru yang dihasilkan lebih mulus dan cerah.

Banyak skincare yang mngandung zat peeling ringan penyebab purging seperti itu karena memang tujuan akhirnya adalah muncul kulit yg lebih bagus, tapi bila digunakan pada saat wajah berjerawat atau wajah sedang punya banyak bruntusan di dalam kulit, bisa jadi malah jerawat nya keluar ke permukaan karena sel kulit mati yg terkelupas membuat sel kulit baru di bawahnya terdorong ke permukaan. banyak juga obat jerawat yg menggunakan zat peeling itu untuk mempercepat proses penyembuhan jerawatnya. jadi walaupun awalnya purging dan terlihat bnyak jerawat, lama kelamaan kulit akan pulih tapi munculnya jerawat tetap tergantung dari penyebab jerawatnya, jerawat tetap bisa muncul kapan saja.

Breakout

Breakout terjadi ketika anda menggunakan produk baru yang tidak cocok di kulit anda. Bisa jadi produk yang anda gunakan menyumbat pori pori anda atau bisa juga reaksi alergi.

Breakout lebih seperti reaksi iritasi akibat menggunakan skincare. Jadi apabila kulit anda sensitif dan mudah alergi, biasanya tidak cocok dengan beberapa produk yang dapat mengakibatkan kulit bereaksi menimbulkan radang bruntusan yg menyerupai jerawat. Cara mengatasinya adalah dengan menghentikan pemakaian produk tersebut sehingga kulit anda bisa dipulihkan secara perlahan.

Breakoutadalah proses dimana kulit menolak sebuah produk karena terjadi alergi / iritasi / ketidakcocokan dengan bahan yang terkandung pada sebuah produk. Dan penyebab breakout tidak hanya bahan aktif, tetapi juga bahan-bahan lain yang tidak cocok di kulit seseorang.

Salah satu ciri break out adalah jerawat akan berhenti jika anda berhenti memakai produk tersebut.

  • Masa terjadinya purging atau breakout

Purging biasanya terjadi selama 2–4, minggu sedangkan breakout biasanya terjadi selama 8 minggu lebih atau bahkan tidak hilang.

  • Perbedaan letak jerawat

Breakout memiliki ukuran lebih besar dari jerawat yang biasanya terjadi pada kulit anda. Area timbulnya jerawat breakout umumnya merata dan tidak hanya di area ‘langganan’ jerawat.

Sedangkan purging biasanya berupa beruntusan kecil yang terjadi karena kandungan krim yang anda gunakan memiliki banyak nutrisi untuk kulit, sehingga kulit anda bereaksi dengan membersihkan kandungan buruk bagi kulit dan menggantikannya serta menyeimbangkannya.

Racun tubuh juga bisa keluar dalam bentuk beruntusan pada kulit wajah yang lama kelamaan akan hilang, atau dalam bentuk jerawat yang muncul di area yang memang sering muncul jerawat.

Purging adalah proses penyesuaian kulit dengan produk yang mengandung bahan aktif yang umumnya terjadi hingga 6 minggu.

Pada proses ini, jerawat yang mendem dipaksa keluar ke permukaan kulit. Dan ciri umum purging adalah timbulnya jerawat di area yang memang sering timbul jerawat.

Namun jika jerawat terjadi di daerah yang sebelumnya tak pernah bermasalah dan produk yang di gunakan memiliki kandungan aktif, itu artinya kulit anda sedang mengalami alergi terhadap produk baru yang sedang anda gunakan. Jadi, segera hentikan pemakaian produk tersebut.

Lalu, apa itu withdrawal?

Selain kedua istilah tersebut, ada juga yang namanya reaksi withdrawal. Biasanya ini terjadi pada orang yang biasa pakai krim dokter yang mngandung steroid. Steroid memang bisa saja dibutuhkan untuk mengatasi jerawat parah, akan tetapi tidak baik jika dipakai jangka waktu lama. Steroid merupakan zat anti radang. Jadi jerawatnya sudah terbentuk, namun akhirnya tidak jadi meradang karena ditekan oleh steroid.

Lalu ketika steroid mndadak dihentikan, jerawat tersebut akan langsung meradang karena tidak ada yang menekan. Hal ini biasanya dialami oleh orang yang sudah lama pakai kirm dokter, lalu ingin ganti skincare mendadak tanpa konsultasi. Akibatnya, terjadilah breakout karena mndadak berhenti pakai krim atau breakout akibat pakai skincare baru.

Memang cukup sulit untuk membedakan secara pasti antara purging dan break out. Jadi apabila anda ingin menggunakan produk baru, pastikan gunakan satu persatu dan beri jeda sekitar 2 minggu untuk menambahkan produk baru selanjutnya. Jadi tidak langsung menambahkan banyak produk di waktu yang bersamaan karena nantinya anda akan kesulitan untuk mengetahui produk mana yang tidak cocok dengan kulit anda.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url