Sering Dianggap Sama, Inilah Perbedaan Kurang Darah dengan Darah Rendah

SB30 Health – Banyak orang yang keliru dan menganggap bahwa kurang darah itu sama saja dengan darah rendah. Keduanya memang memiliki gejala dan ciri-ciri yang sama. Akan tetapi, sebenarnya kedua istilah medis ini memiliki pengertian yang berbeda. Sebelum membahas tentang perbedaan dari kurang darah dengan daran rendah, disini kita akan bahas dulu tentang pengertian dari kedua istilah medis tersebut.

Kurang darah atau yang sering disebut dengan anemia adalah kondisi ketika jumlah sel darah merah di dalam tubuh anda terlalu rendah. Sel darah merah yang mengandung hemoglobin (zat besi atau protein yang memberi warna merah pada darah) diperlukan untuk menyalurkan oksigen ke seluruh tubuh.

Anda dapat mengalami kurang adarah atau anemia jika sel darah merah di dalam tubuh anda tidak memiliki kandungan hemoglobin yang cukup. Akibatnya, organ-organ penting di dalam tubuh anda akan kekurangan asupan oksigen.

Sedangkan tekanan darah rendah atau yang dikenal dengan istilah hipotensi merupakan suatu kondisi ketika tekanan darah di dalam tubuh anda memiliki angka di bawah normal. Seseorang dapat dikatakan mengalami tekanan darah rendah jika angka tekanan darahnya menunjukkan angka sistolik dan diastolik di bawah 90/60.

Jika anda masih bingung bagaimana cara membedakannya, mari kita simak perbedaan kurang darah dengan tekanan darah rendah berikut ini :

Gejala

Gejala dari tekanan darah rendah antara lain adalah mudah lelah, kepala pusing, mual, pandangan kabur, sulit berkonsentrasi, badan terasa lemas, Kkulit pucat dan dingin, napas cepat, nadi lemah, bahkan bisa menyebabkan penderita pingsan.

Sedangkan gejala yang dapat dialami oleh seseorang yang mengalami kurang darah antara lain adalah mudah lelah, pucat, jantung berdebar dan sesak napas saat berolahraga, pusing dan juga sakit kepala, badan lemas, kaki dan tangan terasa dingin, detak jantung menjadi lebih cepat, dada terasa nyeri hingga suara berdenging di telinga.

Penyebab

Tekanan darah rendah dapat disebabkan oleh berbagai hal, seperti kekurangan cairan tubuh atau dehidrasi, gangguan hormon tiroid, konsumsi obat-obatan tertentu, perdarahan, penyakit jantung, kehamilan, atau diabetes.

Sedangkan kurang darah atau anemia disebabkan oleh rendahnya jumlah sel darah merah karena kekurangan zat besi, vitamin B12 dan asam folat. Penyebab anemia lainnya adalah pendarahan, menstruasi, kehamilan, kegagalan sumsum tulang dalam memproduksi sel darah, sel darah merah banyak yang pecah, penyakit ginjal kronis atau bahkan karena pola makan yang buruk.

Penanganan

Jika anda mengalami kurang darah atau anemia, maka anda bisa mengatasinya dengan mengkonsumsi sayuran berwarna hijau yang mengandung zat besi tinggi seperti bayam dan kacang-kacangan untuk meningkatkan kadar zat besi di dalam sel darah merah.

Dengan mengkonsumsi makanan yang kaya kandungan zat besi, vitamin B12 dan asam folat, maka jumlah hemoglobin pada sel darah merah akan meningkat. Penanganan anemia tentunya disesuaikan dengan kondisi. Kurang darah dapat dihindari dengan konsumsi nutrisi yang mencukupi. Terutama suplai zat besi, vitamin B-12, dan folat. Anda bisa mendapatkannya dari suplemen yang memiliki kandungan tersebut di dalamnya.

Namun, jika memang penyakit ini disebabkan oleh kondisi kesehatan lain, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut. Untuk penderita Thalassemia, perawatan anemia mencakup suplementasi asam folat, transfusi darah, hingga pengangkatan limpa dan transplantasi sumsum tulang.

Sedangkan untuk mengatasi tekanan darah rendah atau hipotensi, sangat bergantung dari penyebabnya. Cobalah mengkonsumsi sayuran seperti wortel, seledri, bayam dan mentimun untuk meningkatkan tekanan darah anda. Untuk mengatasi tekanan darah rendah akibat dehidrasi, anda hanya perlu meminum banyak air, terutama jika anda mengalami muntah atau diare. 

Hipotensi juga dapat terjadi apabila anda berdiri terlalu lama. Untuk mengatasinya, anda dapat beristirahat dalam posisi duduk atau berbaring.

Jadi sobat sehat, kurang darah dan darah rendah sejatinya memang memiliki kondisi yang berbeda. Maka itu artinya, berbeda pula penyebab dan penanganannya. Untuk lebih mengetahui dengan jelas gejala apa yang saat ini anda alami, anda bisa mengunjungi dokter anda untuk mendapatkan diagnosa dan penanganan yang sesuai dengan gejala tersebut.

 

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url