10 Mitos Seputar Kesehatan Yang Beredar Di Dalam Masyarakat Indonesia

Klik disini untuk melihat video tersebut

Halo sahabat sehat..! Bertemu lagi dengan saya dr. Sung dalam acara “Tanya dr. Sung”. Pada kesempatan kali ini saya akan sharing tentang “10 mitos seputar kesehatan yang beredar di dalam masyarakat Indonesia”.

Sahabat sehat, jadi mitos yang pertama adalah “Saat menstruasi tidak boleh keramas”.

Banyak masyarakat beranggapan bahwa saat wanita mengalami haid atau menstruasi, selama proses tersebut tidak boleh mandi. Jadi ada yang beranggapan jika mandi nanti darah kotornya akan berhenti/tidak mau keluar lagi. Atau ada juga yang beranggapan bahwa pada saat menstruasi ia mandi, maka esoknya nyeri haid  akan terasa jauh lebih sakit. Ada juga yang beranggapan apabila mandi nanti bisa jatuh di kamar mandi karena pusing atau sakit kepala. Jadi, sebenarnya hal itu tidak ada hubungannya.

Untuk masalah pusing atau sakit kepala, mungkin beberapa wanita akan mengalami hal tersebut dan mungkin mengalami nyeri. Jadi hal ini bisa diperbaiki dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung nutrisi. Dan anda bisa berolahraga secara teratur.

Dengan anda berolahraga secara teratur, maka ambang nyeri menstruasi anda akan meningkat sehingga anda tidak mudah nyeri saat menstruasi. Kemudian dengan memakan makanan yang bergizi, maka anda juga bisa memperbaiki sirkulasi darah anda juga memberi nutrisi tubuh anda sehingga anda tidak mudah sakit kepala atau pusing saat mengalami menstruasi.

 

Kemudian yang kedua adalah saat anak terkena cacar air tidak boleh mandi.

Jadi, sekali lagi ini mitos yang berhubungan dengan mandi. Pada saat anak terkena cacar, mungkin orang tua takut jika anak tersebut mandi maka akan memperparah cacarnya.

Banyak mitos mengatakan kalau anak terkena cacar air, maka tidak boleh kena air. Jadi ini adalah hal yang salah. Justru saya menyarankan untuk orang tua jika anaknya terkena cacar, maka anak tersebut harus mandi karena kulit anak tersebut harus bersih.

Jika tidak mandi, apalagi beberapa hari, tentu saja kulit anak tersebut akan kotor dan banyak mengandung bakteri. Yang ditakutkan disini adalah infeksi sekunder dari bakteri. Jika kulit terkena infeksi sekunder dari bakteri, maka akan memperparah penyakit anak tersebut. Mungkin kulit anak akan mengalami luka yang lebih dalam dan sebagainya.

Kemudian mitos yang ketiga, yaitu payudara yang kecil itu beresiko lebih rendah terkena kanker.

Jadi banyak juga orang yang beranggapan orang yang payudaranya kecil itu beresiko rendah terkena kanker payudara. Sebenarnya tidak ada hubungan antara ukuran payudara dan terkena kanker. Karena faktor penyebab kanker payudara itu tidak  berhubungan dengan ukurannya.

Faktor penyebab kanker yaitu antara lain seperti usia, dan yang kedua gender. Jadi wanita faktor resikonya lebih besar daripada pria. Kemudian sudah pernah terkena kanker sebelumnya. Jadi orang yang sudah pernah terkena kanker sebelumnya akan lebih mudah terkena kanker payudara. Kemudian paparan radiasi, obesitas, dan terapi hormon. Misalnya pada wanita pasca menopause.

Terapi hormon ini juga merupakan salah satu faktor. Tetapi bukan berarti anda semua yang tersebut di atas faktornya akan mengalami kanker payudara. Jadi bukan berarti, “Oh, salah satu faktor tersebut ada pada diri saya..! Berarti saya terkena kanker dong?” Bukan seperti itu. Itu hanya salah satu faktor saja. Namun juga dipengaruhi oleh faktor-faktor yang lain seperti stress dan pola makan anda.

Kemudian yang keempat, naik tangga menyebabkan darah tinggi (hipertensi).

Ada orang yang beranggapan bahwa naik tangga adalah penyebab darah tinggi. Saya mengatakan itu hanya mitos. Mengapa? Karena setiap kita melakukan aktivitas, tentu saja tensi kita atau tekanan darah kita akan sedikit lebih tinggi. Tetapi bukan berarti itu permanen.

Kalau orang yang darah tinggi, maka cenderung tekanan darahnya selalu tinggi. Walaupun anda beristirahat, mungkin hanya turun sedikit. Tetapi kalau anda melakukan aktivitas seperti berlari, jalan cepat, olahraga, naik tangga atau bersepeda, tentu saja tensi anda akan sedikit lebih tinggi. Tetapi ketika anda berhenti melakukan itu dan anda beristirahat, tentu saja akan kembali normal lagi. Jadi, naik tanggau bukan merupakan penyebab darah tinggi. Penyebab darah tinggi mungkin adalah pola makan anda dan tingkat stress anda itu bisa menyebabkan tekanan darah anda tinggi.

Kemudian mitos yang kelima, yaitu stress dapat membuat rambut putih dalam waktu semalam.

Ini juga mitos. Stress memang dapat mempengaruhi tubuh kita, dapat mempengaruhi kulit kita seperti mungkin kulit kita jadi cepat keriput, rambut kita lebih mudah rontok, lebih mudah memutih, tetapi kejadian ini tidak terjadi dalam waktu semalam. Tetapi kejadian ini butuh proses yang agak panjang. Dan itupun jika mengalami stress terus-menerus.

Kalau anda mengalami stress hanya sekali-dua kali, itu tidak masalah. Anda bisa menonton video saya sebelumnya tentang bagaimana stress dan cemas berlebihan mempengaruhi kesehatan anda. Anda bisa menonton video saya sebelumnya.

Kemudian mitos yang keenam, minum susu soda dapat membersihkan paru-paru para perokok.

Saya juga mengatakan bahwa ini mitos. Mengapa? Karena susu yang dicampur dengan soda tidak akan bisa membersihkan paru-paru anda yang perokok. Bagaimana cara agar paru-paru anda bersih? Yang pertama, anda harus berhenti merokok. Kemudian yang kedua adalah anda harus mengkonsumsi banyak sayuran dan buah-buahan karena keduanya mengandung antioksidan. Kita mengetahui bahwa asap itu merupakan salah satu radikal bebas bagi tubuh anda.

Kemudian selanjutnya mitos yang ketujuh, diabetes itu ada 2 tipe yaitu basah dan kering.

Jadi banyak masyarakat beranggapan kalau diabetes itu ada tipe basah dan tipe kering. Saya mengatakan bahwa diabetes itu sebenarnya bukan tipe basah dan tipe kering. Mungkin banyak orang yang beranggapan kalau lukanya susah sembuh dan biasanya sampai timbul borok serta becek itu disebut diabetes tipe basah. Kemudian kalau lukanya sembuh, bagus dan kering itu berarti diabetes tipe kering. Sebenarnya bukan itu.

Diabetes ada tipe 1 dan tipe 2. Ada juga diabetes gestasional pada wanita hamil. Jadi diabetes tipe 1 itu tergantung dengan hormon insulin.  Sedangkan diabetes tipe 2 itu tidak tergantung hormon insulin. Diabetes tipe 2 didapat darimana? Penyebabnya adalah pola hidup (lifestyle).

Kemudian mitos yang kedelapan adalah semua penyakit diabetes merupakan penyakit karena keturunan.

Saya juga mengatakan ini sebuah mitos. Karena apa? Karena hanya sebagian kecil dari mereka yang terkena diabetes dari bawaan lahir. Banyak dari mereka yang diabetes karena pola hidup (lifestyle).

Jadi memang benar, orang tua yang diabetes cenderung anaknya juga mengalami diabetes. Tetapi bukan karena keturunan, melainkan karena pola makan mereka sama. Karena lifestyle mereka kurang lebih sama.

Tetapi jika orang tua anda diabetes, namun anda memilih untuk hidup sehat, anda memilih untuk mau berolahraga, makan yang teratur, kemudian pola makan yang baik, memilih jenis makanan yang baik, maka anda tidak akan mengalami diabetes walaupun orang tua anda, walaupun kakek anda mengalami diabetes.

Kemudian mitos yang kesembilan yaitu olahraga memperburuk sendi.

Jadi hal ini juga mitos. Justru olahraga akan memperkuat otot-otot anda. Dan olahraga juga membantu sendi anda agar tidak rusak. Tetapi anda juga harus melakukan pemilihan olahraga yang benar.

Misalnya saat anda kelebihan berat badan, anda coba untuk berolahraga yang tidak membebani sendi lutut anda. Jadi olahraga itu sangat membantu kekuatan otot anda dan justru memperbaiki sendi anda. Anda bisa memilih misalnya olahraga bersepeda. Bersepeda itu sangat baik untuk sendi anda. Cobalah olaharaga renang bagi anda yang obesitas, sehingga tidak membebani sendi anda.

Kemudian mitos yang kesepuluh, ibu yang mengkonsumsi cabai/lombok, maka ASI (Air Susu Ibu)’nya pasti terasa pedas.

Banyak yang beranggapan seperti itu. “Dok, jika saya makan cabai apakah nanti saat menyusui anak saya akan kepedasan?” Sebenarnya ini adalah mitos. Jika anda mengkonsumsi cabai, maka itu tetap tidak akan mempengaruhi rasa ASI anda. Begitu juga dengan anda mengkonsumsi gula ataupun garam, tidak akan mempengaruhi rasa ASI anda. Tenang saja, ASI anda rasanya akan tetap seperti itu dan tidak terkontaminasi dengan yang lain-lain.

Sekian sharing tentang mitos yang beredar di masyarakat. Semoga anda dapat mengerti. Dan jika anda menyukai channel kesehatan seperti ini anda bisa subscribe di bawah ini, klik like dan share kepada teman-teman anda. Sampai jumpa di video saya selanjutnya, salam hebat luar biasa..!!

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url