Bagaimana Cara Perut Mengontrol Otak ?

0
36


Klik disini untuk melihat video tersebut

Halo sobat sehat, jumpa lagi dengan saya dr. Sung. Pada video kali ini saya akan membahas tentang sebuah penelitian. Yaitu : “Bagaimana Cara Perut Mengontrol Otak?”.

Sobat sehat, kita tahu bahwa selama ini yang mengontrol mood kita dan pikiran kita itu adalah otak kita yang ada di kepala. Tapi beberapa penelitian terbaru mengatakan bahwa sebenarnya kita memiliki otak kedua. Yaitu di perut kita.

Apa maksudnya? Saya berikan contoh seperti ini. Mungkin anda yang terbiasa dengan makan nasi. Setelah makan nasi, anda merasa puas. Anda merasa kenyang. Te tapi, tiba-tiba anda disuruh ganti. Anda tidak makan nasi. Mungkin anda cuma makan pasta. Setelah itu, mood anda pasti berubah.

Atau yang biasanya makan daging panggang, karena harus bepergian ke luar negeri, disana cuma ada salad saat itu. Setelah makan salad, mood anda juga akan berubah. Pikiran anda pun akan berubah. Penyebabnya kenapa?

Disini akan saya bahas. Saya akan bacakan penelitiannya. Jadi, disini dikatakan bahwa mikroba usus dapat berbicara dengan otak melalui kortisol. Jadi, mikroba itu adalah bakteri. Bakteri ini ternyata telah menjadi berita akhir-akhir ini. Jadi, studi terbaru mennjukkan bahwa bakteri usus dapat mempengaruhi kesehatan manusia, perilaku, dan gangguan neurologis tertentu seperti autisme.

Lalu, bagaimana cara usus berkomunikasi dengan otak?

Hasil penelitian dari University of Illinois menunjukkan jalur komunikasi antara bakteri usus tertentu dan metabolik otak melalui senyawa dalam darah yang dikenal sebagai kortisol.

Dan sampai saat ini, banyak peneliti yang masih meneliti hubungan antara jenis bakteri di usus yang mempengaruhi otak kita. Saya akan membacakan satu jurnal lagi. Disini dikatakan bahwa bakteri probiotik dapat mengurangi gangguan kecemasan dan depresi terkait. Jadi, isinya seperti ini :

Bakteri probiotik memiliki potensi untuk mengubah neurokimia  atau susunan kimia otak dan mengobati kecemasan serta gangguan terkait depresi menurut penelitian yang diterbitkan di jurnal internasional bergengsi. Proocedings of The National Academy of Sciences USA.

Penelitian yang dilakukan oleh Dr. Javier Bravo dan Profesor John Cryan dan rekan-rekannya di Alimentary Pharmabiotic Center di UCC bersama dengan kolabolator dari Brain Body Institute University McMaster di Kanada menunjukkan bahwa tikus yang diberi makan dengan Lactobacillus Rhamnosus JB-1 menunjukkan secara signifikan lebih sedikit stress dan kecemasan dibandingkan perilaku para tikus yang hanya diberi makan dengan kaldu saja.

Lalu penelitian ini mengidentifikasikan target otak potensial dan jalur dimana organisme usus tertentu dapat mengubah kimia dan perilaku otak tikus. Temuan ini menyoroti peran penting dari bakteri dalam komunikasi dua arah antara usus dan otak atau disebut dengan “poros usus-otak” atau bahasa Inggrisnya “the gut-brain axis” dan membuka peluang menarik untuk mengembangkan strategi berbasis mikroba yang unik untuk pengobatan pada gangguan kejiwaan terkait stress seperti kecemasan dan depresi.

Pada penelitian tersebut, yang dilakukan adalah penelitian melalui tikus. Jadi, tikus yang diberi probiotik tadi ternyata tingkat depresinya menurun dibandingkan dengan tikus-tikus yang diberikan kaldu saja. Dan sementara ini, masih dilakukan penelitian-penelitian seperti pada tikus, kemudian pada anak babi, dan sebagainya.

Dan beberapa penelitian mengatakan bahwa masih sulit untuk melakukan penelitian pada manusia. Tentu saja. Karena hal ini terkait dengan etika. Mungkin suatu saat akan ada relawan-relawan yang bersedia diteliti oleh para ahli. Untuk penelitian-penelitian tadi, sobat sehat bisa buka link’nya di bawah ini. Jadi, penelitian-penelitian ini akan saya masukkan ke dalam link deskripsi. Jadi untuk anda yang suka belajar, ingin belajar lebih jauh, silahkan anda bisa buka link’nya.

Kesimpulannya adalah : Jadi otak anda ternyata dipengaruhi oleh sesuatu di belakangnya. Yaitu bakteri di dalam usus.

Jadi, mungkin selama ini yang kita tahu mood kita, aktivitas kita, dan pikiran kita hanya dipengaruhi oleh otak. Sebenarnya, otak pun dipengaruhi oleh bakteri usus. Dan bakteri usus dipengaruhi oleh makanan anda.

Tentu saja bagi anda yang suka makan buah, maka bakteri yang tumbuh di usus anda adalah bakteri yang suka makan buah. Jika setiap hari makanan anda adalah keju, maka bakteri yang tumbuh adalah bakteri yang suka makan keju. Bagi anda yang setiap hari suka makan daging, maka bakteri yang tumbuh adalah bakteri yang suka makan daging. Dan begitu seterusnya. Jadi, bakteri-bakteri ini akan connect dengan otak anda dan mempengaruhi pikiran anda, mood anda, dan sebagainya.

Penelitian tadi masih dilakukan pada tikus. Jadi makanan yang mengandung probiotik tadi itu dapat mengurangi tingkat depresi atau tingkat kecemasan. Jadi bagi anda yang suka cemas, coba perhatikan makanan anda. Mungkin makanan anda kurang mengandung probiotik. Atau mungkin sehari-hari anda cuma makan daging, susu dan sebagainya.

Sobat sehat, video ini memang saya buat singkat. Tetapi ini penting untuk anda. Mengapa? Karena banyak orang yang susah sekali mengubah pola makannya. Yang biasanya suka makan tinggi gula, tiba-tiba di’stop. Akhirnya, mood’nya menjadi jelek. Emosinya tidak stabil dan sebagainya. Karena hal itu dipengaruhi oleh bakteri yang tumbuh. Ketika anda suka makan gula dalam jangka waktu lama, maka bakteri yang tumbuh adalah bakteri yang suka dengan gula. Tentu saja seperti itu.

Jadi, itulah alasannya mengapa mereka yang suka makanan manis, maka mereka akan sulit sekali untuk berhenti. Karena seperti yang tadi saya katakan, otak dikontrol oleh bakteri yang tumbuh tadi. “Lalu, caranya bagaimana? Kalau saya berhenti, nanti saya stress, mood saya jelek..” Caranya adalah dikurangi pelan-pelan. Dalam istilah medisnya adalah tapering off.

Jadi anda menguranginya pelan-pelan. Mungkin hari ini anda makan dengan dosis segini. Lalu anda kurangi seperempatnya menjadi 3/4, kemudian pelan-pelan dikurangi dan akhirnya bakteri di dalam tubuh anda akan terbiasa. Dan digantikan dengan makanan sehat lainnya agar bakteri-bakteri yang suka dengan makanan sehat tadi tumbuh pelan-pelan.

Saya doakan anda semua, bagi anda yang mau diet, and yang mau menjaga kesehatan, semoga dapat berhasil. Dan yang terpenting, mood anda harus tetap senang. Dan seperti biasa, bagi anda menyukai video seperti ini, jangan lupa klik like di bawah ini, comment dan share kepada teman-teman anda.

Sampai jumpa di video saya selanjutnya. Salam hebat luar biasa..!!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here