Klik disini untuk melihat video tersebut

Halo sobat sehat, jumpa lagi dengan saya dr. Sung. Pada kesempatan kali saya akan membahas topik yaitu : “Kenapa Pusar Saya Bisa Bau?”.

Sobat sehat, jika di video sebelumnya saya pernah membahas topik tentang bau badan, jadi kita mulai dari rambut, mulut, lalu ketiak. Termasuk salah satunya pusar, selangkangan dan juga kaki. Kali ini saya akan lebih spesifik membahas tentang pusar.

Ketika saya membahas topik tentang bau badan, hal itu dipengaruhi oleh higienitas dan pola makan juga. Jadi, ada beberapa makanan tertentu yang dapat menyebabkan bau badan. Anda bisa klik disini untuk detail videonya.

Sekarang, kita bahas lebih spesifik tentang pusar. Kurang lebih sama dengan bau badan secara keseluruhan. Tetapi, pusar itu ‘kan kecil. Jadi, apa sih yang menyebabkan pusar ini bau? Yang pertama adalah karena masalah kebersihan. Biasanya hal ini terjadi pada mereka yang jarang mandi.

Siapa disini yang mandinya 3 hari sekali atau seminggu sekali baru mandi?

Pusar itu bentuknya bulat dan cekung ke dalam seperti gua. Dan inilah yang menjadi tempat bersarangnya kuman. Apabila kita jarang mandi dan berkeringat, maka hal inilah yang menyebabkan bau tidak sedap. Apalagi, ada yang pusarnya sampai menghitam karena kotoran. Jika anda susah melihatnya, anda bisa melihatnya dengan cermin. Terlebih lagi pada orang yang badannya gemuk, biasanya ada bagian kulit yang terlipat. Coba anda cek di cermin dan liht pusar anda. Kotor atau tidak?

Saran saya adalah sebaiknya rajin anda bersihkan. Jadi, ketika anda mandi, sekalian anda bersihkan. Jika anda jarang mandi, ubahlah kebiasaan anda. Anda harus mandi lebih teratur. Mandinya juga jangan terlalu cepat. Bagian tubuh anda yang lain mungkin lebih mudah digosok. Sedangkan pusar itu bentuknya cekung. Jadi, anda perlu ekstra membersihkannya. Anda juga bisa menggunakan cotton bud, dan gunakanlah air yang bersih. Jadi, jangan mandi di sungai.

Setelah selesai mandi, anda juga harus mengeringkan badan anda dengan baik.

Bagian tubuh yang lain seperti dada dan punggung itu lebih cepat kering walaupun tidak anda lap. Namun, bagian pusar harus anda keringkan dengan lap agar tidak lembab dan menyebabkan tumbuhnya bakteri dan jamur. Terutama bagi anda yang gemuk, pasti bagian tubuh ini terlipat terus. Hal inilah yang menyebabkan pusar menjadi bau.

Kemudian pada beberapa orang terutama wanita yang melakukan tindik pusar atau belly button piercing. Mungkin untuk fashion, menunjang penampilan atau untuk show : “Ini loh perut saya ramping, ada tindiknya juga”, sehingga orang-orang fokusnya kesana.

Di Indonesia memang cukup jarang. Tetapi ada beberapa orang juga yang melakukan hal ini. Untuk anda yang melakukan tindik di pusar, cobalah lebih memperhatikan dan menjaga kebersihannya. Karena jika tidak, anda bisa mengalami infeksi. Dan jika sudah infeksi, akan timbul nanah yang juga bisa menyebabkan bau tidak sedap.

Kemudian ada satu lagi yang dapat menyebabkan pusar atau umbilikus itu bau, yaitu kista.

Salah satunya adalah kista epidermoid yang ketika pecah akan mengeluarkan cairan kental dan berbau tidak sedap. Jadi, sebenarnya mencegah pusar menjadi bau itu mudah. Yaitu dengan menjaga kebersihan.

Mungkin itu saja yang bisa saya share kepada anda. Topik kali ini memang ringan, karena jika topiknya selalu berat, anda akan merasa bosan dan berat untuk menontonnya.

Semoga informasi yang saya berikan ini dapat bermanfaat. Sekali lagi, jaga kebersihan tubuh anda. Jadi, ada pepatah yang mengatakan : “di dalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang kuat”.

Dan seperti biasa, bagi anda semua yang membutuhkan produk-produk yang mendukung gaya hidup sehat, silahkan anda kunjungi boxsehat.com

boxsehat.com ini merupakan salah satu e-commerce yang menyediakan produk untuk mendukung gaya hidup sehat.

Oke, sampai jumpa di video saya selanjutnya. Salam hebat luar biasa..!

Kenapa Pusar Saya Bisa Bau?

Kenapa Pusar Saya Bisa Bau?

Sobat sehat, jika di video sebelumnya saya pernah membahas topik tentang bau badan, jadi kita mulai dari rambut, mulut, lalu ketiak. Termasuk salah satunya pusar, selangkangan dan juga kaki. Kali ini saya akan lebih spesifik membahas tentang pusar. Pada kesempatan kali saya akan membahas topik yaitu : “Kenapa Pusar Saya Bisa Bau?”.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here