Klik disini untuk melihat video tersebut

Halo sobat sehat, jumpa lagi dengan saya dr. Sung. Pada video kali ini, saya akan membahas tentang golongan darah. “Kenapa Golongan Darah Kita Bisa Berbeda?”.

Sobat sehat, sebelum kita membahas video ini lebih lanjut, saya mau menginformasikan kepada anda semua para subscriber dan viewer dari SB30 Health. Untuk pertama kalinya, tim SB30 Health akan membuat grup WhatsApp. Jadi, nantinya setiap hari kami akan memberikan tips-tips untuk kesehatan. Kami akan usahakan setiap hari, namun kalau tidak bisa setiap hari, jangan dikomplain yaa..

Tips-tips kesehatan ini akan kami berikan gratis, dan utnuk satu grup WhatsApp hanya untuk 250 orang. Memang terbatas seperti itu. Jadi untuk anda yang benar-benar membutuhkan, silahkan klik link’nya di bawah ini atau di atas. Silahkan anda cari. Silahkan daftar disana dan bergabung bersama kami du grup WhatsApp.

Sobat sehat, kita masuk ke topiknya. “Kenapa Kita Mempunyai Golongan Darah yang Berbeda?”. Jadi walaupun kita berbeda negara, berbeda ras, berbeda suku, namun kita mempunyai warna darah yang sama. Begitu pula dengan binatang mamalia seperti anjing, kucing, sapi, dan kuda juga memiliki warna darah yang sama. Namun ada yang membedakan, yaitu golongan darah.

Jadi pada manusia digolongkan menjadi empat golongan. Yaitu A, B, AB dan O.

Jadi pada tahun 1900’an, jadi sebelum abad ke 20, para ahli belum tahu tentang penggolongan darah ini. Akibatnya, banyak sekali yang meninggal karena transfusi darah.

Kemudian pada tahun 1909, ada seorang peneliti yang bernama Karl Landsteiner yang menemukan bahwa ternyata manusia mempunyai 4 golongan darah yang berbeda. Dan tentunya yang kita kenal seperti saat ini. Yaitu A, B, AB dan O.

Apa sih yang membedakan golongan darah A, B, AB dan O?

Jadi di dalam darah kita, ada yang kita kenal dengan sebutan ANTIGEN. Inilah yang membedakan golongan darah tersebut.

“Apa itu antigen, dok?”

Antigen merupakan sebuah zat yang merangsang sistem imun dan akan menghasilkan antibodi. Singkatnya seperti ini.. Orang yang memiliki antigen A, otomatis dia akan memiliki golongan darah A dan akan menghasilkan antibodi untuk melawan antigen B.

Begitu pula sebaliknya. Orang yang memiliki antigen B, otomatis dia akan memiliki golongan darah B dan akan menghasilkan antibodi untuk melawan antigen A. Jadi singkatnya, ketika golongan darah A yang memiliki antigen A, maka dia akan memiliki tentara, yaitu antibodi untuk melawan antigen B.

Jadi apabila dia diberikan transfusi darah dari yang memiliki golongan darah B, maka akan dilawan.

Misalkan si A memiliki golongan darah A. Kemudian dia diberikan transfusi darah, mungkin misalnya saat kecelakaan ataupun mengeluarkan banyak darah. Kemudian diberikan darah dari yang memiliki golongan darah berbeda, misalkan golongan darah B. Maka otomatis akan terjadi perlawanan di dalam tubuhnya. Karena golongan darah A yang memiliki antigen A dan menghasilkan tentara atau antibodi untuk menghancurkan antigen B. Akhirnya, transfusi darah itu tadi tidak dapat berlangsung dengan baik.

Maksud saya, di dalam tubuhnya tidak bisa berlangsung dengan baik karena terjadi perlawanan disana. Akhirnya, darah dari golongan darah B itu tadi akan menggumpal. Hal ini dapat berbahaya dan dapat menyebabkan kematian.

Lalu, bagaimana dengan golongan darah AB?

Jadi pada mereka yang memiliki golongan darah AB, mereka memiliki kedua antigennya. Yaitu antigen A dan antigen B. Tetapi, tidak memiliki antibodi A dan B. Jadi, golongan darah ini tidak punya ‘tentara’ untuk melawan antigen A dan antigen B. Jadi, semua darah bisa diterima.

Namun sebaliknya, mereka yang memiliki golongan darah O tidak memiliki antigen A dan antigen B. Tetapi, orang dengan golongan darah O memiliki antibodi untuk melawan antigen A dan antigen B. Oleh sebab itu, orang yang memiliki golongan darah AB bisa menerima semua golongan darah. Baik itu kita berikan golongan darah O, A, B, ataupun AB.

Namun sebaliknya, orang yang memiliki golongan darah O hanya bisa menerima dari golongan darah yang sama, yaitu O. Karena orang yang memiliki golongan darah O mempunyai ‘tentara’ untuk melawan antigen A dan antigen B.

Oke, mungkin sampai disini bisa anda pahami. Kalau anda bingung, anda bisa mengulangi lagi video ini.

Sobat sehat, jadi itu tadi adalah penggolongan dari 4 jenis golongan darah A, B, AB dan O. Namun tidak terbatas pada 4 jenis golongan darah itu saja. Mungkin anda pernah mendengar : “Golongan darah saya B +”. “Golongan darah saya B -“. Apa maksudnya?

Jadi, + dan – itu menandakan rhesus atau faktor rhesus.

Ketika anda periksa, pasti terdapat tulisan Rh. Apa yang membedakan? Dan bagaimana cara kerjanya?

Jadi ketika orang yang tidak memiliki rhesus diberikan darah orang yang memiliki rhesus, hal ini juga tidak boleh karena akan terjadi perlawanan di tubuh penerima. Untuk lebih simpelnya, anda bisa lihat tabel berikut ini.

Semoga tabel yang saya berikan ini dapat anda mengerti. Jika anda tidak mengerti, anda bisa mengulangi lagi video ini. Mungkin video ini akan bermanfaat untuk anda yang masih sekolah. Yang masih belajar biologi harus mengerti golongan darah A, B, AB dan O.

Dan seperti biasa, bagi anda semua yang membutuhkan produk-produk yang mendukung gaya hidup sehat, silahkan anda kunjungi boxsehat.com

boxsehat.com ini merupakan salah satu e-commerce yang menyediakan produk untuk mendukung gaya hidup sehat.

Oke, sampai jumpa di video saya selanjutnya. Salam hebat luar biasa..!

Kenapa Golongan darah kita berbeda? Warnanya Sama tapi kok Punya Beda Golongan?

Kenapa Golongan darah kita berbeda? Warnanya Sama tapi kok Punya Beda Golongan?

Sobat sehat, walaupun kita berbeda negara, berbeda ras, berbeda suku, namun kita mempunyai warna darah yang sama. Begitu pula dengan binatang mamalia seperti anjing, kucing, sapi, dan kuda juga memiliki warna darah yang sama. Namun ada yang membedakan, yaitu golongan darah. Topik kali ini adalah : “Kenapa Kita Mempunyai Golongan Darah yang Berbeda?”. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here