Klik disini untuk melihat video tersebut

Halo sobat sehat, jumpa lagi dengan saya dr. Sung. Pada video kali ini, saya akan membahas sebuah topik. Yaitu : “Cacar Air”.

Sobat sehat, siapa disini yang pernah kena cacar air? Silahkan comment di bawah. Pernahkah anda mendengarnya? Bahwa “Bagi yang sudah pernah kena cacar air, tidak akan terkena cacar air lagi selanjutnya”. Apakah itu benar? Saya akan bahas di video kali ini.

Jadi, cacar air ini kalau di dunia medis disebut dengan varicella.

Jadi, penyebabnya adalah varicella zoster atau disebut juga dengan chicken pox. Biasanya, orang yang terkena cacar akan mengalami tanda-tanda seperti muncul ruam-ruam merah pada kulit, kemudian ada gelembung-gelembung yang berisi cairan.

Dan mereka yang menderita cacar air ini akan mengalami gejala-gejala seperti demam tinggi di atas 380 Celsius. Kemudian susah bernapas, batuk, kemudian bagian tubuh yang terkena ruam akan terlihat bengkak, panas atau sakit.

Ruam menyebar hingga ke daerah sekitar mata, ruam mengeluarkan cairan putih, sakit kepala, kemudian mata hipersensitif terhadap cahaya terang. Kemudian badan juga mengalami lemah, lesu, susah bangun dari tempat tidur, leher terasa kaku, bahkan ada yang sampai mual dan muntah berkali-kali.

Ruam pada pengidap cacar biasanya akan mengalami 3 tahapan.

Jadi, yang pertama akan muncul bentol-bentol terlebih dahulu pada kulit dan terasa gatal. Kemudian tahap kedua, ruam tersebut akan mulai benjol dan berisi cairan. Dan itu rasanya juga sangat gatal. Lalu tahapan yang ketiga. Bintil-bintil tersebut akan pecah dengan sendirinya, kemudian akan membentuk koreng dan akan mengelupas dengan sendirinya. Dan hal ini juga membutuhkan waktu sekitar 7-14 hari.

Namun, perlu anda ingat bahwa tidak semua bintil-bintil ini akan mengalami proses yang sama waktunya. Jadi ada yang duluan pecah, ada yang duluan menjadi koreng, kemudian ada yang lain lagi menyusul. Karena itulah rentang waktunya sekitar 7-14 hari.

Lalu, bagaimana cara penularannya?

Jadi ketika seseorang mengalami cacar air, jadi 1-2 hari sebelum bintik-bintik itu keluar, orang tersebut sudah bisa menularkan virusnya. Cara penularan virus ini adalah airborne. Jadi ketika orang tersebut batuk ataupun bersin, kemudian berjabat tangan, atau misalkan tersentuh bagian cacarnya, maka hal ini juga dapat menularkan virus tersebut.

Karena itulah disarankan kepada mereka yang menderita cacar air sebaiknya beristirahat di rumah, atau bisa kita sebut diisolasi. Jadi untuk anda yang menderita cacar, walaupun anda bosan, bagi anda yang dirawat di rumah, yang tidak terlalu parah  gejala-gejalanya, mungkin anda bisa tinggal di rumah.

Kemudian bagi anda yang sekolah, libur dulu sekolahnya. Minta izin kepada pihak sekolah. Jika tidak, maka anda bisa menulari teman-teman satu kelas anda. Kemudian bagi anda yang pekerja kantoran, anda bersabarlah di rumah sampai anda benar-benar sembuh. Jadi saat bintil terakhir muncul, maka mundur lagi selama satu minggu. Karena pada rentang waktu itu anda masih bisa menularkan virus. Jadi, tahan diri untuk anda yang ingin shopping atau ingin jalan-jalan. Anda harus tahan dulu.

Kemudian kita lanjut.

‘Bagaimana sih cara mengobati cacar air’ atau ‘cara perawatannya bagaimana?’.

Kalau masalah obat, tidak ada obat yang khusus karena ini adalah infeksi dari virus. Anda cukup makan makanan yang bergizi untuk meningkatkan daya tahan tubuh anda. Kemudian, anda bisa tambahkan vitamin seperti vitamin imunomodulator, yaitu vitamin C. Kemudian makanan yang bergizi yang mengandung protein, karbohidrat, dan lain-lain. Istirahat yang cukup, kemudian anda bisa tambahkan obat seperti paracetamol, yaitu obat penurun panas.

Jadi ketika anda mengalami panas, silahkan konsumsi obat penurun panas. Tetapi apabila gejalanya parah, sebaiknya anda ke Rumah Sakit. Biasanya pada mereka yang gejalanya parah, mereka sudah tidak punya nafsu makan, kemudian sampai mengalami dehidrasi, makan dan minum pun tidak selera, muntah-muntah terus, lalu badan sakit semua.

Jika sudah mengalami hal demikian, maka harus segera dibawa ke Rumah Sakit. Karena takutnya akan mengalami komplikasi. Lalu, ada beberapa pertanyaan seputar penyakit cacar ini. Pertanyaan pertama adalah :

“Jika saya sudah terkena cacar air, apakah tubuh saya akan kebal terhadap cacar seumur hidup saya?”. Jadi jawabannya seperti ini. Ketika anda terinfeksi virus penyebab cacar tadi, yaitu virus chicken pox atau varicella, maka yang muncul pertama kali adalah anda terkena cacar air. Namun ketika anda sembuh, virus tersebut tidak sepenuhnya hilang dari tubuh anda. Virus tersebut akan bbertahan pada syaraf anda atau kita sebut dengan dormant. Atau bisa dibilang virusnya ‘tidur’.

Tetapi ketika suatu saat, misalkan anda sudah berumur atau sudah dewasa nanti, ketika daya tahan tubuh anda lemah, virus ini bisa bangun lagi. Tetapi, bukan berupa cacar air. Namun disebut dengan cacar api atau yang kita sebut dengan herpes zoster.

Lalu pertanyaan yang kedua :

‘Bagaimana cara mencegah agar terhindar atau tidak terkena penyakit cacar air?’

Cara yang pertama adalah vaksinasi. Jadi, sejak kecil di Indonesia vaksin cacar air ini diwajibkan. Jadi, sejak kecil anda harus mendapatkan vaksin tersebut. Kemudian yang kedua. Bagi anda yang sedang menderita cacar air, sebaiknya anda berdiam diri di rumah.

Jadi, jangan keluyuran dulu. Memang hal ini membosankan. Jadi bagi anda yang ingin shopping, anda harus tahan dulu. Buat anda yang ingin ke sekolah, anda harus libur dulu. Bagi anda yang ingin jalan-jalan misalkan ke padang rumput atau ke gurun pasir, lebih baik anda diam dulu di rumah.

Jadi apabila anda sudah sembuh, barulah anda bisa jalan-jalan. Supaya anda tidak menulari yang lainnya. Kemudian kita masuk ke pertanyaan yang terakhir :

‘Apakah saat kena cacar saya boleh mandi?’

Jadi, mungkin banyak orang tua yang melarang anaknya untuk mandi. “Jangan mandi dulu dan jangan kena angin. Nanti cacarnya tambah parah!”. Sebenarnya, anda harus membersihkan kulit anda. Mungkin bagi anda yang takut mandi, anda bisa menyeka tubuh anda. Dilap dengan halus, jangan digosok-gosok.

Terutama bagi anda yang kukunya panjang dan kotor, bersihkan dan potong kuku anda agar anda tidak melukai bagian yang gatal tadi. Takutnya yang akan terjadi adalah infeksi sekunder. Akhirnya, bakteri masuk dan memperparah penyakit anda.

Oke, mungkin itu saja penjelasan dari saya. Semoga informasi yang saya berikan dapat bermanfaat untuk anda semua. Dan satu lagi, siapa disini yang pernah terkena cacar? Dan agar bekasnya cepat hilang, kalian apakan? Silahkan anda comment di bawah.

Dan seperti biasa, untuk anda semua yang sedang mencari produk untuk mendukung gaya hidup sehat, silahkan anda kunjungi boxsehat.com

boxsehat.com ini merupakan salah satu e-commerce yang menyediakan produk untuk mendukung gaya hidup sehat.

Oke, sampai jumpa di video saya selanjutnya. Salam hebat luar biasa..!!

Gejela dan Penyebab Cacar Air

Gejela dan Penyebab Cacar Air

Sobat sehat, siapa disini yang pernah kena cacar air? Silahkan comment di bawah. Pernahkah anda mendengarnya? Bahwa “Bagi yang sudah pernah kena cacar air, tidak akan terkena cacar air lagi selanjutnya”. Apakah itu benar? Saya akan bahas di video kali ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here