Klik disini untuk melihat video tersebut

Halo sobat sehat, jumpa lagi dengan saya dr. Sung. Pada video kali ini, saya akan membahas topik tentang makan. Jadi : “Apakah Saat Makan Kita Harus Mengunyah 32 Kali?”.

Banyak para ahli yang mengatakan bahwa kita harus mengunyah makanan berulang kali. Ada yang menyebutkan 32 kali, ada yang menyebutkan sampai 60 kali. Ketika SD, kita juga pernah mempelajarinya. Jadi di pelajaran IPA, kalau tidak salah di pelajaran biologi. Kita harus mengunyah makanan sebanyak 32 kali, sejumlah dengan gigi orang dewasa. Namun, apakah hal itu berlaku untuk semua makanan?

Jadi, disini saya akan membahasnya. Siapa disini yang pernah membaca bukunya dr. Hiromi Shinya? Jadi, bukunya yang terkenal saat itu adalah “The Miracle of Enzyme”.

Jadi, dikatakan bahwa ketika anda mengkonsumsi daging atau steak, maka anda harus mengunyah lebih lama. Yaitu sekitar 60 kali.

Tetapi saya rasa kita orang Indonesia mungkin jarang makan steak. Kalaupun makan steak, paling baru dikunyah berapa kali, sudah anda telan. Siapa disini yang berhasil mengunyah sampai 32 kali? Anda boleh comment di bawah bagaimana rasanya. Jadi apabila anda makan nasi dan anda kunyah sampai 32 kali, maka nasi tersebut akan terasa manis. Karena di mulut kita mengandung enzim namanya amilase untuk mengubah karbohidrat atau pati menjadi gula.

Sebenarnya, banyak manfaat yang kita dapatkan jika kita mengunyah dengan benar dan jumlahnya benar.

Misalkan rata-rata disuruh mengunyah sebanyak 32 kali. Tetapi kalau misalkan anda makan bubur, atau anda makan semangka. Maka anda tidak perlu mengunyah sebanyak itu. Karena kandungan airnya lebih tinggi. Jadi, makanan tersebut lebih mudah hancur. Tetapi ketika anda makan daging, atau misalkan kacang almond atau jagung. Maka anda memang harus mengunyahnya lebih lama. Mengapa?

Siapa disini yang habis makan jagung atau habis makan kacang, besoknya buang air besar, lalu di kotorannya, jagung tersebut masih berupa biji? Masih utuh. Jika terjadi hal demikian, berarti zat gizi dari jagung tersebut tidak dapt anda serap. Karena keluarnya juga masih utuh.

Jadi, di dalam rongga mulut kita, gigi kita, lidah kita, kemudian di air liur terjadi proses pencernaan pada tahap yang pertama. Jadi apabila anda terlalu cepat mengunyah dan terlalu cepat ditelan, maka proses pada tahap pertama belum sempurna. Tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Jadi ketika anda mengunyah makanan anda di gigi, ketika anda gigit, terjadi proses yang namanya pencernaan secara mekanik. Kemudian bercampur dengan air liur, maka terjadi pencernaan secara kimiawi karena terlibat enzim di dalamnya. Kemudian dengan anda kunyah lebih lama, makanan tersebut akan dihancurkan.

Jadi tekstur yang tadinya kasar, diubah menjadi lebih lembut, kemudian bercampur dengan air liur, kemudian anda telan. Akhirnya, hal ini juga dapat melindungi saluran yang kita sebut esofagus atau tenggorokan dan masuk ke dalam lambung. Jadi, saluran tersebut akan dilindungi oleh licinnya air liur tadi.

Siapa disini yang setelah makan cepat-cepat, lalu esoknya sakit tenggorokan? Apalagi yang habis makan gorengan. Bisa jadi karena anda makan terlalu cepat, makanan tersebut belum dilapisi air liur dengan baik, sudah anda telan dan akhirnya tenggorokan anda tergores atau luka. Inilah salah satu manfaat dari anda mengunyah makanan lebih lama.

Kemudian manfaat yang kedua adalah nutrisi dapat diserap dengan baik oleh organ pencernaan kita yang selanjutnya.

Jadi contohnya seperti jagung tadi yang masih utuh. Akhirnya, nutrisinya tidak dapat terserap dengan baik.

Lalu yang selanjutnya. Manfaat yang berikutnya adalah ketika anda makan dan mengunyah lebih lama, otomatis anda memerlukan waktu lebih lama untuk makan. Akhirnya, anda merasa lebih cepat kenyang karena tubuh memerlukan waktu untuk mencerna. Jadi, tubuh memberikan sinyal kepada otak. Jadi pada saat anda makan kurang lebih sekitar 20 menit, barulah tubuh akan memerintahkan otak : “Saya sudah kenyang”.

Dalam waktu 20 menit, jika anda makan terlalu cepat, akhirnya jumlah makanan yang anda makan itu jumlahnya lebih banyak daripada anda makan dengan dikunyah pelan-pelan. Hal ini juga bisa dilakukan untuk anda yang ingin menurunkan berat badan. Akhirnya, anda memberikan sinyal ke otak. “Oh, saya sudah kenyang dengan jumlah sekian”. Jadi, anda tidak perlu makan lebih banyak lagi. Dan penyerapan nutrisi akan lebih baik seperti yang saya sebutkan sebelumnya.

Jadi jumlah kalori bisa dipangkas, penyerapan nutrisi lebih baik, kemudian manfaat yang terakhir adalah anda dapat menikmati makanan tersebut. Terkecuali bagi anda yang sedang makan, lalu dikejar deadline. Anda harus cepat-cepat kerja atau dikejar waktu. Maka ceritanya lain.

Tetapi ketika anda punya waktu untuk makan dengan baik, maka kunyahlah dengan baik.

Jadi, hal ini dapat membantu sistem pencernaan anda. Terutama bagi anda yang sakit maag. Jadi untuk anda semua yang sakit maag, punya masalah dengan lambung, perhatikan makanan apa yang anda makan, dan kunyahlah dengan baik.

Lalu, ada pertanyaan seperti ini : “Dok, kalau gigi saya sakit, apa yang harus saya lakukan? Saya tidak bisa mengunyah begitu lama”. Maka anda harus ke dokter gigi. Misalkan ada gigi anda yang bolong, maka harus anda tambal. Kalau perlu dicabut, ya dicabut.

Kemudian pada orang tua yang giginya sudah banyak yang tanggal, sudah waktunya copot. Jadi untuk anda orang tua yang giginya sudah banyak yang copot, slilahkan anda gunakan gigi palsu. Tapi ingat, gigi palsu digunakan untuk mengunyah makanan, bukan ditelan.

Oke, itu saja informasi yang dapat saya berikan. Dan seperti biasa, untuk anda semua yang sedang mencari produk untuk mendukung gaya hidup sehat, silahkan anda kunjungi boxsehat.com

boxsehat.com ini merupakan salah satu e-commerce yang menyediakan produk untuk mendukung gaya hidup sehat.

Oke, sekian video dari saya. Bagi anda yang menyukai video seperti ini, silahkan share kepada teman-teman anda. Dan seperti biasa, bagi anda yang belum subscribe, silahkan subscribe. Dan silahkan anda comment di bawah saya harus bikin topikapalagi selanjutnya.

Sampai jumpa di video saya selanjutnya. Salam hebat luar biasa..!!

Apakah Saat Makan Kita Harus Mengunyah 32 Kali?

Apakah Saat Makan Kita Harus Mengunyah 32 Kali?

Sobat sehat, banyak para ahli yang mengatakan bahwa kita harus mengunyah makanan berulang kali. Ketika SD, kita juga pernah mempelajarinya, kalau tidak salah di pelajaran biologi. Kita harus mengunyah makanan sebanyak 32 kali, sejumlah dengan gigi orang dewasa. Namun, apakah hal itu berlaku untuk semua makanan?

Pada video kali ini, saya akan membahas topik tentang makan. Jadi : “Apakah Saat Makan Kita Harus Mengunyah 32 Kali?”.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here