4 Bakteri Penyebab Diare

 

Klik disini untuk melihat di YouTube

Halo sahabat sehat, jumpa lagi dengan saya dr. Sung. Pada video kali ini, saya akan membahas topik yang sedikit berbeda dengan topik-topik saya sebelumnya. Jadi pada topik kali ini saya akan membahas “4 Jenis Bakteri Penyebab Diare”.

Oke sahabat sehat, jadi diare disini adalah suatu kondisi dimana seseorang Buang Air Besar (BAB) lebih dari 3 kali dalam sehari dengan disertai Buang Air Besarnya itu sangat lembek atau cair. Diare ini juga merupakan salah satu gejala dari penyakit pada saluran pencernaan anda atau di luar saluran pencernaan. Penyebab diare ini bermacam-macam :

 

– Faktor Infeksi

Jadi, yang pertama adalah faktor infeksi. Faktor infeksi terdapat 2 jenis. Yaitu infeksi enteral dan infeksi parenteral. Saya akan membahas yang pertama dahulu. Apa itu infeksi enteral? Infeksi enteral adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur dan parasit. Kemudian yang kedua infeksi parenteral. Infeksi parenteral adalah infeksi yang sebenarnya disebabkan oleh penyakit lain. Jadi bukan disebabkan oleh saluran pencernaan anda, tetapi disebabkan oleh penyakit lain. Misalnya paling banyak terjadi pada anak-anak.

Jadi anak-anak yang menderita penyakit di telinganya, pada paru-paru, atau pada tenggorokan seperti batuk dan pilek biasanya disertai dengan diare.

 

– Faktor Malabsorbsi

Kemudian faktor yang kedua adalah malabsorbsi. Jadi sindrom malabsorbsi terjadi karena tubuh kesulitan mencerna dan menyerap nutrisi dari makanan. Tidak mampu menyerap apa yang dimakan. Malabsorbsi yang biasa terjadi seperti malabsorbsi karbohidrat, malabsorbsi lemak dan malabsorbsi protein.

Saya berikan contoh paling banyak kasus terjadi yaitu intoleransi laktosa. Jadi, banyak pasien atau teman-teman yang mengatakan, “Dok, anak saya kalau diberi susu, tidak lama kemudian dia diare”. Mereka menganggap hal ini adalah suatu alergi terhadap susu. Sebenarnya hal ini bukanlah alergi, tetapi ini merupakan intoleransi laktosa. Malabsorbsi pada laktosa tadi.

Laktosa itu apa? Orang-orang awam atau orang Indonesia biasa menyebutnya gula susu. Jadi biasanya seiring bertambahnya umur, usus kita tidak mampu mencerna laktosa tadi. Mungkin hal ini terjadi pada beberapa orang. Mungkin di antara sahabat sehat ada yang mengalaminya. Jika anda mengalami hal-hal seperti ini, anda bisa mengurangi jumlah susu yang anda konsumsi. Atau anda bisa mengganti susu anda dengan produk-produk lain jika anda mengejar protein.

 

– Faktor Psikologis

Kemudian yang ketiga adalah faktor psikologis. Faktor psikologis itu seperti apa? Anda yang stress dan cemas berlebihan dapat menyebabkan diare. Akhirnya pencernaan anda terganggu. Dan pada beberapa orang, mereka bahkan sampai diare dan perutnya terasa melilit. Sampai bolak-balik diare. Saya pernah membahas sebelumnya, yaitu tentang bagaimana rasa cemas atau khawatir berlebihan dapat mempengaruhi kesehatan anda. Anda dapat menonton videonya disini :

Itu tadi beberapa faktor penyebab diare. Sekarang saya akan membahas 4 jenis bakteri yang menyebabkan diare :

 

1. Bakteri E. Coli

Yang pertama adalah bakteri E. Coli. Mungkin orang Indonesia menyebutnya E. Coli. Sebenarnya E. Coli ini adalah bakteri yang terdapat di dalam saluran pencernaan kita. Sebenarnya bakteri ini bukan bakteri yang jahat. Tapi beberapa jenis bakteri ini dapat menghasilkan racun. Dan racun tersebut yang menyebabkan diare dan juga beberapa penyakit lain seperti Infeksi Saluran Kemih (ISK). Biasanya pada anak-anak wanita yang kalau masih kecil baru belajar ‘cebok’ setelah buang air besar. Dan biasanya salah melakukannya sehingga bakteri ini naik ke saluran kemih, dan akhirnya menyebabkan si anak diare.

Penyebaran dari bakteri ini bisa melalui hubungan antar manusia. Misalnya ketika berjabat tangan, bersentuhan, apalagi kalau lupa cuci tangan. Selain itu, bakteri ini bisa menyebar melaui daging yang masih mentah.

 

2. Bakteri Salmonella Enterica

Kemudian yang kedua adalah bakteri Salmonella Enterica. Bakteri Salmonella ini banyak terdapat pada daging mentah. Banyak terdapat pada daging unggas, juga terdapat pada kotoran peliharaan. Contohnya hewan pengerat seperti hamster. Bagi anda yang suka memelihara hamster, jangan lupa cuci tangan anda sebelum makan dan sebelum anda bersentuhan dengan orang lain.

Kemudian pesan saya disini karena bakteri ini banyak terdapat pada daging mentah, bakteri ini biasanya mati pada pemanasan dengan suhu tinggi. Jadi bagi anda yang ingin mengkonsumsi daging, sebaiknya dimasak dulu hingga matang. Dan untuk ibu-ibu atau anda yang memasak sendiri di rumah, saya sarankan anda menyediakan dua talenan. Jadi satu untuk daging, satu lagi untuk sayur dan buah. Mengapa? Karena daging banyak mengandung bakteri. Sehingga harus dimasak dalam suhu yang tinggi dan lebih lama dibandingkan sayuran. Apalagi buah yang tidak perlu dimasak. Jika anda mencampur talenan anda, bakteri ini akan berpindah. Dan anda bisa sakit perut bahkan diare setelah memakannya.

 

3. Bakteri Campylobacter Jejuni

Kemudian yang ketiga adalah bakteri Campylobacter Jejuni. Jadi bakteri yang satu ini tidak seperti bakteri E. Coli yang dapat menyebar melalui sentuhan tangan. Misalnya berjabat tangan. Bakteri ini dapat menyebar melalui air. Kemudian, biasanya infeksi bakteri ini tergolong ringan. Tetapi walaupun tergolong ringan, cukup fatal terhadap anak-anak yang imunnya rendah. Mungkin bagi beberapa orang bakteri ini tidak menyebabkan diare. Tetapi pada beberapa anak yang sistem kekebalan tubuhnya menurun dapat menyebabkan diare. Dan bahkan bisa fatal.

 

4. Bakteri Shigella

Kemudian yang keempat adalah bakteri Shigella. Bakteri ini dapat menyebar melalui air atau makanan yang terkontaminasi. Jadi bakteri ini dapat menghasilkan racun yang akan menginfeksi usus. Biasanya orang-orang yang diare karena bakteri Shigella ini, diarenya disertai dengan darah.

Untuk anda yang sering makan di luar atau di warung, mungkin pemilik warung tidak mengetahui informasi ini. Jadi anda harus lebih berhati-hati. Mungkin si pemilik warung membuat es batu hanya menggunakan air mentah. Jadi air mentah itu dibekukan hingga terbentuk menjadi es. Mungkin mereka berpikir jika sudah berbentuk es, bakteri akan mati. Sebenarnya belum mati.

Jadi dengan adanya informasi ini, mungkin anda bisa sharing kepada teman-teman anda. Terutama mereka yang suka makan di warung dan tidak mengetahui dengan baik apakah makanannya bersih atau tidak. Saran saya adalah anda bisa minum menggunakan air kemasan.

 

Kemudian dari topik 4 jenis bakteri ini, saya ingin memberi pesan untuk anda semua, sahabat sehat.

Yang pertama, masaklah makanan anda terutama daging hingga matang. Dan jangan makan daging dalam keadaan mentah. Terkecuali anda tahu sumber daging tersebut darimana dan anda tahu daging tersebut higienis untuk anda konsumsi. Itu terserah anda. Tetapi sebaiknya anda memasaknya terlebih dahulu hingga matang.

Kemudian yang kedua, gunakan talenan yang berbeda saat memasak. Ingat, daging membutuhkan pemanasan yang lebih lama atau dimasak lebih lama untuk membunuh bakteri di dalamnya. Sedangkan sayuran hanya perlu dimasak sebentar. Kalau sayur tersebut dimasak terlalu lama, kandungan zat gizinya akan hilang. Apalagi buah yang tidak perlu dimasak. Jadi, belilah satu talenan lagi bagi anda yang ingin memasak sendiri di rumah atau bagi ibu-ibu yang memasak sendiri di rumah.

Kemudian yang ketiga, Biasanya sebelum makan, budayanya orang Indonesia apalagi orang yang sudah mempunyai handphone android, sudah punya smartphone, mereka ingin melakukan personal branding. Atau sekedar upload di Instagram, YouTube, atau  di Facebook. Mereka biasanya mengabadikannya dengan mengambil gambar. Perlu anda ketahui, saya bukan melarang anda untuk mengambil gambar. Tetapi setelah mengambil gambar menggunakan HP anda, segeralah cuci tangan sebelum anda makan. Jangan sampai karena keasyikan ambil gambar/ambil foto dan keasyikan selfie, anda lupa untuk mencuci tangan. Akhirnya anda terkena diare.

Semoga informasi ini dapat anda mengerti dan dapat menambah wawasan anda. Jika anda menyukai video ini silahkan klik like channel kesehatan dan gaya hidup seperti ini. Anda bisa klik subscribe di bawah ini, dan anda bisa share kepada teman-teman anda. Semoga informasi ini dapat berguna untuk anda. Sampai jumpa di video saya selanjutnya, salam hebat luar biasa..!!

Kali ini, saya akan akan membahas tentang : “4 Jenis Bakteri Penyebab Diare”.

Halo sobat sehat, jumpa lagi dengan saya dr. Sung. Kali ini, saya akan akan membahas tentang : “4 Jenis Bakteri Penyebab Diare”. Apa saja 4 jenis bakteri tersebut? Simak penjelasannya berikut ini!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here